Pelindo II Rampungkan Renovasi Pelabuhan Jambi 2012
Jumat, 31/07/2009 10:25 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia II (PT Pelindo ll) dan pemerintahan daerah Provinsi Jambi bekerjasama mengembangkan fasilitas pelabuhan dan alur pelayaran Sungai Batanghari di Provinsi Jambi. Peningkaan fasilitas pelabuhan di Jambi ini diharapkan rampung 2012.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Pelindo ll R.J Lino dan Gubernur Provinsi Jambi Zulkifli Nurdin. Penandatangan kesepakatan bersama tersebut dilakukan di Kantor Departemen Perhubungan, Jakarta, Jumat (31/7/2009) yang disaksikan oleh Menteri Pehubungan dan Menteri Negara BUMN.
Menurut Direktur Utama Pelindo lI R.J Lino, sesuai dengan nota kesepahaman tersebut, perseroan akan menyiapkan pengembangan Pelabuhan Jambi dengan konsep pengembangan terpadu Pelabuhan Laut dan Pelabuhan Sungai mulai tahun 2009 ini.
Konsep ini dirancang untuk memaksimalkan dan mensinergikan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Jambi yaitu Sungai Batanghari sebagai urat nadi transportasi sejak dahulu hingga sekarang dan potensi, sumber daya alam primadona wilayah tersebut yang meliputi batubara, biji besi, CPO dan karet.
Ia memandang kesepahaman ini sangat penting terkait dengan sinergi Pelindo Il sebagai BUMN dengan pemda Provinsi Jambi dalam peningkatan ekonomi wilayah tersebut khususnya pengembangan sarana dan prasarana tansportasi pelabuhan dan pelayaran.
Gubernur Provinsi Jambi Zulkifli Nurdin menjelaskan, pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh
pengimplementasian konsep pengembangan fasilitas pelabuhan dan alur pelayaran sungai Batanghari di Provinsi Jambi.
"Pemprov Jambi berharap optimalisasi distribusi hasil bumi dan tambang Provinsi Jambi melalui fasilitas pelabuhan dan alur pelayaran sungai Batang Hari segera tercapai," katanya.
Lino mengatakan, konsep perpaduan Pelabuhan Laut dan Sungai yang akan dikembangkan tahun ini yaitu dengan mengembangkan Pelabuhan Muara Sabak sebagai pelabuhan yang melayani distribusi komoditas batu, bara, biji besi dan CPO dengan pola pengangkutan dari penambangan/perkebunan ke loading terminal di sekitar Muara Tambesi menggunakan transportasi darat, kemudian diangkut menuju Pelabuhan Muara Sabak sebagai lokasi stock pile dengan menggunakan transportasi sungai, dan terakhir di muara/ambang luar (laut) melakukan
ship-to-ship Transfer ke mother vessel untuk tujuan ekspor.
Sementara Pelabuhan Talang Duku akan dijadikan sebagai pelabuhan yang hanya melayani Cargo, Petikemas dan CPO.
Pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Jambi tersebut dilaksanakan dari tahun 2009-2012. Tahun ini persiapan yang dilakukan meliputi survey dan penetapan lokasi untuk pelabuhan baru (Muara Tambesi), persiapan system ship-to-ship transfer, studi kelayakan, analisis dampak lingkungan, kerjasama strategi dan perijinan pembangunan pelabuhan.
Pada tahun 2010-2011 dilanjutkan dengan melaksanakan pembangunan konstruksi Pelabuhan Muara Tambesi, pengembanagan Pelabuhan Muara Sabak dan pengembangan Pelabuhan Kuala Tungkai serta pengadaan fasilitas pelabuhan dan di tahun 2012 diharapkan sefuruh rencana proyek telah siap dioperasikan.
Perusahaan plat merah itu berencana melakukan pengembangan Pelabuhan Talang Duku Jambi khususnya menyangkut fasilitas pelabuhan seperti pembangunan tambatan kapal peti kemas berikut apron 42x100 m, perluasan container yard (CY) tahap pertama 0,5 Ha pada tahun 2009-2010 dan tahap kedua seluas 2,1 Ha yang akan dilaksanakan pada tahun 2011-2012, pembangunan CFS seluas 2000M2 serta pembuatan ground slot untuk penumpukan petikemas berikut RMGC.
Sementara pada peralatan pelabuhan, akan disiapkan pengadaan Fixed crane 2 unit dengan lifting Capacity 40
ton, Rail Mounted Gantry Crane (RMGC) pada tahap awal sebanyak 3 unit dan tahap berikutnya 5 unit.
Untuk rencana pengembangan Pelabuhan Muara Sabak Pelindo II akan meningkatkan fasilitas dermaga multipurpose sepanjang 100 m yang merupakan perluasan dermaga saat ini, pembangunan dermaga batubara sepanjang 300 m dan, dermaga CPO sepanjang 100 m dan peralatan fixed crane sebanyak 2 unit dengan lifting capacity 40 ton.
Dalam rangka persiapan rencana rede tansfer/ship-to-ship transfer di ambang luar, perseroan akan menyiapkan peralatan floating crane terminal dengan 21 unit double floating crane dengan kemampuan masing-masing 1.500 TPH.
(ang/lih)
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Pelindo ll R.J Lino dan Gubernur Provinsi Jambi Zulkifli Nurdin. Penandatangan kesepakatan bersama tersebut dilakukan di Kantor Departemen Perhubungan, Jakarta, Jumat (31/7/2009) yang disaksikan oleh Menteri Pehubungan dan Menteri Negara BUMN.
Menurut Direktur Utama Pelindo lI R.J Lino, sesuai dengan nota kesepahaman tersebut, perseroan akan menyiapkan pengembangan Pelabuhan Jambi dengan konsep pengembangan terpadu Pelabuhan Laut dan Pelabuhan Sungai mulai tahun 2009 ini.
Konsep ini dirancang untuk memaksimalkan dan mensinergikan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Jambi yaitu Sungai Batanghari sebagai urat nadi transportasi sejak dahulu hingga sekarang dan potensi, sumber daya alam primadona wilayah tersebut yang meliputi batubara, biji besi, CPO dan karet.
Ia memandang kesepahaman ini sangat penting terkait dengan sinergi Pelindo Il sebagai BUMN dengan pemda Provinsi Jambi dalam peningkatan ekonomi wilayah tersebut khususnya pengembangan sarana dan prasarana tansportasi pelabuhan dan pelayaran.
Gubernur Provinsi Jambi Zulkifli Nurdin menjelaskan, pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh
pengimplementasian konsep pengembangan fasilitas pelabuhan dan alur pelayaran sungai Batanghari di Provinsi Jambi.
"Pemprov Jambi berharap optimalisasi distribusi hasil bumi dan tambang Provinsi Jambi melalui fasilitas pelabuhan dan alur pelayaran sungai Batang Hari segera tercapai," katanya.
Lino mengatakan, konsep perpaduan Pelabuhan Laut dan Sungai yang akan dikembangkan tahun ini yaitu dengan mengembangkan Pelabuhan Muara Sabak sebagai pelabuhan yang melayani distribusi komoditas batu, bara, biji besi dan CPO dengan pola pengangkutan dari penambangan/perkebunan ke loading terminal di sekitar Muara Tambesi menggunakan transportasi darat, kemudian diangkut menuju Pelabuhan Muara Sabak sebagai lokasi stock pile dengan menggunakan transportasi sungai, dan terakhir di muara/ambang luar (laut) melakukan
ship-to-ship Transfer ke mother vessel untuk tujuan ekspor.
Sementara Pelabuhan Talang Duku akan dijadikan sebagai pelabuhan yang hanya melayani Cargo, Petikemas dan CPO.
Pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Jambi tersebut dilaksanakan dari tahun 2009-2012. Tahun ini persiapan yang dilakukan meliputi survey dan penetapan lokasi untuk pelabuhan baru (Muara Tambesi), persiapan system ship-to-ship transfer, studi kelayakan, analisis dampak lingkungan, kerjasama strategi dan perijinan pembangunan pelabuhan.
Pada tahun 2010-2011 dilanjutkan dengan melaksanakan pembangunan konstruksi Pelabuhan Muara Tambesi, pengembanagan Pelabuhan Muara Sabak dan pengembangan Pelabuhan Kuala Tungkai serta pengadaan fasilitas pelabuhan dan di tahun 2012 diharapkan sefuruh rencana proyek telah siap dioperasikan.
Perusahaan plat merah itu berencana melakukan pengembangan Pelabuhan Talang Duku Jambi khususnya menyangkut fasilitas pelabuhan seperti pembangunan tambatan kapal peti kemas berikut apron 42x100 m, perluasan container yard (CY) tahap pertama 0,5 Ha pada tahun 2009-2010 dan tahap kedua seluas 2,1 Ha yang akan dilaksanakan pada tahun 2011-2012, pembangunan CFS seluas 2000M2 serta pembuatan ground slot untuk penumpukan petikemas berikut RMGC.
Sementara pada peralatan pelabuhan, akan disiapkan pengadaan Fixed crane 2 unit dengan lifting Capacity 40
ton, Rail Mounted Gantry Crane (RMGC) pada tahap awal sebanyak 3 unit dan tahap berikutnya 5 unit.
Untuk rencana pengembangan Pelabuhan Muara Sabak Pelindo II akan meningkatkan fasilitas dermaga multipurpose sepanjang 100 m yang merupakan perluasan dermaga saat ini, pembangunan dermaga batubara sepanjang 300 m dan, dermaga CPO sepanjang 100 m dan peralatan fixed crane sebanyak 2 unit dengan lifting capacity 40 ton.
Dalam rangka persiapan rencana rede tansfer/ship-to-ship transfer di ambang luar, perseroan akan menyiapkan peralatan floating crane terminal dengan 21 unit double floating crane dengan kemampuan masing-masing 1.500 TPH.
(ang/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Anggota DPR: Benahi Dulu Pelayanan, Baru PNS Naik Gaji
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
Ranch Market Tawarkan Saham IPO Rp 425- 510
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
