detikfinance

Inflasi Juli Rendah Dorong BI Rate ke 6,5%

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Sabtu, 01/08/2009 16:07 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Suku bunga acuan atau BI Rate diperkirakan akan kembali turun ke level 6.5 persen pada bulan Agustus ini. Salah satu pemicu penurunan BI Rate tersebut yaitu inflasi bulan Juli yang diperkirakan berada di level 0,2-0,3 persen.

"Saya duga BI rate akan turun jadi 6,5 persen," ujar Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Tony A Prasetiantono dalam pesan singkatnya kepada detikfinance, Sabtu (1/8/2009).

Menurut Tony, turunnya BI rate tersebut didukung oleh rendahnya inflasi pada bulan Juli yang diperkirakan berada di kisaran 0,2-0,3 persen.

Rendahnya angka inflasi Juli itu, lanjut Tony, disebabkan para produsen tidak berani menaikkan harga. Para produsen dinilai memilih bersikap konservatif menghadapi krisis.
"Mereka berpikir lebih baik menurunkan margin laba, sekadar untuk survive. Sementara konsumen juga masih mengerem demand-nya, sehingga harga tidak melonjak," ungkap Tony.

Faktor lainnya, nilai tukar rupiah yang cenderung kuat dan stabil di bawah Rp 10.000 serta aliran modal masuk masih besar, sehingga Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di atas 2.300.

Semua hal yang terjadi di atas tersebut diperkirakan akan menyebabkan likuiditas di pasar uang melonggar.

"Semua faktor ini kondusif bagi penurunan BI rate, yang selanjutnya akan menginspirasi penurunan suku bunga bank. Bank-bank kini mulai berani melakukannya, karena pelonggaran likuiditas yang disebabkan masuknya dana asing dan sentimen positif politik dalam negeri," papar Tony.


(epi/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.