detikfinance

Tekstil China Siap Banjiri Pasar RI Jelang Lebaran

Suhendra - detikfinance
Selasa, 04/08/2009 11:20 WIB
Pasar Tanah Abang (dok detikcom)
Jakarta - Memasuki bulan puasa-lebaran, produk tekstil murah asal negeri tirai bambu akan membanjiri pasar-pasar di dalam negeri. Salah satunya adalah di Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat.

"Produk tekstil di Tanah Abang  20%  dari lokal, 80% impor diantaranya 70% asal China  dan 10 % asal India," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ernovian G. Ismy saat dihubungi detikFinance, Selasa (4/8/2009).

"Susah yah mau bilang apa, kesannya masuk Indonesia mudah benar," katanya.

Ernovian memperkirakan kondisi ini akan semakin parah sejalan berlakunya  Asean China Free Trade Agreement (ACFTA) yang mulai berlaku penerapan bea masuk 0% untuk produk manufaktur termasuk tekstil pada Januari 2010 nanti.

"Menurut saya kondisi sekarang sudah injury tapi tidak bisa dicek, ini sudah parah, tapi buktinya susah," ujarnya.

Mengenai keberadaan Permendag  No 56 Tahun 2008 mengenai importasi 5 produk tertentu termasuk tekstil, dinilainya  masih kurang efektif membendung peredaran impor tekstil China. Padahal kata dia industri dalam negeri saat ini cukup terpukul dengan keberadaan tekstil murah asal China.

"Memang sudah lama, sekarang sudah nambah, tetapi ingat ini mau lebaran," ucapnya.

Untuk itu ia mengharapkan pemerintah seperti Depdag, Depperin, Polisi dan API untuk turun kelapangan mengecek kebenaran bukti dokumen importasi para pedagang atau importir tekstil termasuk di Kawasan Tanah Abang.

"Harus turun ke lapangan, koordinasi antar semua pihak," serunya.



(hen/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.