BI Rate Bisa 6,5%, Terendah Hingga Akhir Tahun
Selasa, 04/08/2009 14:38 WIB
Foto: dok detikcom
Jakarta - Prediksi inflasi tahun ini yang berkisar 3,7%-2,7% memberikan angin segar bagi BI untuk menurunkan BI Rate pada Agustus ini menjadi 6,5%. Tak hanya itu, BI Rate sebesar 6,5% ini akan menjadi titik terendah hingga akhir tahun nanti.
Hal tersebut disampaikan Ekonom Senior Standard Chartered Bank Fauzi Ikhsan ketika dihubungi detikFinance, Selasa (4/8/2009).
"Memang sudah diprediksi inflasi tahun ini sekitar 3,7%-2,7%. Hal ini memberikan kesempatan untuk BI menurunkan BI Rate sampai 6,5% pada Agustus ini, dan titik tersebut merupakan titik terendah tahun ini yang akan bertahan hingga akhir tahun", ujar Fauzi.
Hal serupa juga diungkapkan President Director Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Fadhil Hasan. Bahkan Fadhil memprediksi BI mampu menurunkan BI Rate hingga 6%.
Adanya peluang penurunan BI Rate tersebut disebabkan masih terkendalinya laju inflasi hingga pertengahan tahun ini. Fadhil juga menegaskan, penuruan BI Rate ini bisa menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk membelanjakan anggarannya.
Selain itu, inflasi diperkirakan masih akan terjadi meskipun permintaan masyarakat menurun.
"Pemerintah tidak begitu berpengaruh terhadap laju inflasi, tetapi penurunan permintaanlah yang menyebabkan laju inflasi sekitar 4% tersebut", jelas Fadhil.
Fadhil juga menambahkan adanya beberapa hari besar di akhir tahun tidak memengaruhi laju inflasi karena hal tersebut bersifat musiman (seasonal).
(lih/lih)
Hal tersebut disampaikan Ekonom Senior Standard Chartered Bank Fauzi Ikhsan ketika dihubungi detikFinance, Selasa (4/8/2009).
"Memang sudah diprediksi inflasi tahun ini sekitar 3,7%-2,7%. Hal ini memberikan kesempatan untuk BI menurunkan BI Rate sampai 6,5% pada Agustus ini, dan titik tersebut merupakan titik terendah tahun ini yang akan bertahan hingga akhir tahun", ujar Fauzi.
Hal serupa juga diungkapkan President Director Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Fadhil Hasan. Bahkan Fadhil memprediksi BI mampu menurunkan BI Rate hingga 6%.
Adanya peluang penurunan BI Rate tersebut disebabkan masih terkendalinya laju inflasi hingga pertengahan tahun ini. Fadhil juga menegaskan, penuruan BI Rate ini bisa menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk membelanjakan anggarannya.
Selain itu, inflasi diperkirakan masih akan terjadi meskipun permintaan masyarakat menurun.
"Pemerintah tidak begitu berpengaruh terhadap laju inflasi, tetapi penurunan permintaanlah yang menyebabkan laju inflasi sekitar 4% tersebut", jelas Fadhil.
Fadhil juga menambahkan adanya beberapa hari besar di akhir tahun tidak memengaruhi laju inflasi karena hal tersebut bersifat musiman (seasonal).
(lih/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 10:38 WIB
Garuda Mendarat Mulus di Taoyuan
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Telat Laporkan Kinerja Keuangan, Bank Mutiara Diomelin Bursa
-
Jumat, 25/05/2012 10:10 WIB
Erdikha Sekuritas: Yunani dan Uni Eropa Masih Jadi Acuan IHSG
-
Jumat, 25/05/2012 10:02 WIB
Equator Securities: IHSG Akan Menguat Terbatas
-
Jumat, 25/05/2012 09:58 WIB
Spanola Tambah Saham, RICY Menuju Rp 500?
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:39 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
