detikfinance

Perpanjangan Kontrak LNG Bontang ke Jepang Tuntas Oktober

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Kamis, 06/08/2009 12:48 WIB
Ilustradi (dok detikFinance)
Jakarta - Perpanjangan kontrak penjualan LNG Bontang ke Western Buyer, Jepang diharapkan bisa selesai prosesnya Oktober mendatang.

"Untuk Western buyer, HoA perpanjangannya kan sudah, kita lagi buat SPA-nya. Diharapkan akhir Oktober selesai, " ujar Deputi Operasi dan Pemasaran BP Migas, Eddy Purwanto saat dihubungi wartawan, Kamis (6/8/2009).

Edy menyatakan, hingga saat ini tidak ada perubahan volume maupun harga dalam perpanjangan kontrak penjualan tersebut.

"Harga dan volumenya masih sesuai HoA. Tidak ada yang berubah," tandasnya.

Eddy menambahkan saat ini pihaknya tengah membicarakan Sales Purchase Agreement (SPA) kontrak penjualan dengan PT Pertamina Persero sebagai appointed seller dan juga dengan Total E&P Indonesie, Chevron, dan Vico sebagai pemilik lapangan.

"Bersama-sama kita selesaikan SPA-nya," ungkap Eddy.

Sebelumnya pengelola LNG Bontang telah menandatangani HoA perpanjangan penjualan LNG Bontang kepada enam western buyers yaitu Chubu EPC, Kansai EPC, Kyushu EPC, Nippon Steel Co Ltd, Osaka Gas Co Ltd, dan Toho Gas Co Ltd. Perpanjangan kontrak penjualan LNG Bontang itu akan berlaku dari 2011 hingga 2020.


(epi/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.