PHK INCO Picu Kemarahan Penduduk Setempat
Kamis, 06/08/2009 16:12 WIB
Foto: INCO
Jakarta - Situasi Pertambangan PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) di Sorowako Sulawesi Selatan sempat memanas. Penduduk setempat melakukan pembajakan terhadap mobil para pegawai.
Aksi ini dilakukan akibat keputusan INCO melakukan PHK atas 87 karyawannya sebagai bagian dari efisiensi. "Penduduk asli marah gara-gara PHK, keadaan ini sekarang sedang puncaknya," jelas ketua Forum Serikat Pekerja PT International Nickel Indonesia Andi Karim ketika dihubungi detikFinance, Kamis (6/8/2009).
Andi mengatakan saat ini pihak manajemen INCO sedang melakukan negosiasi dengan penduduk asli agar menghentikan pemblokiran jalan tersebut. Pertemuan berlangsung sejak pukul 14.00 dan sampai saat ini belum selesai.
Menurut Andi jika sampai tidak ada titik temu dalam negosiasi tersebut, maka Andi khawatir akan ada aksi yang lebih besar lagi dari penduduk asli tersebut. "Dan dampaknya pasti juga akan lebih besar," tandasnya.
Pihak serikat pekerja dikatakan Andi menilai apa yang dilakukan manajemen INCO memang suatu pelanggaran karena tidak dilakukan melalui perundingan dengan karyawan. "Kalau mau efisiensi silahkan, tapi setidaknya wajib dirundingkan dulu kepada karyawan, itu menjadi pertanyaan kita," ujarnya.
Menurutnya juga tidak etis jika INCO yang berusaha di daerah tersebut justru melakukan PHK terhadap penduduk asli setempat yang seharusnya ikut merasakan hasil yang didapat oeh INCO.
(dnl/qom)
Aksi ini dilakukan akibat keputusan INCO melakukan PHK atas 87 karyawannya sebagai bagian dari efisiensi. "Penduduk asli marah gara-gara PHK, keadaan ini sekarang sedang puncaknya," jelas ketua Forum Serikat Pekerja PT International Nickel Indonesia Andi Karim ketika dihubungi detikFinance, Kamis (6/8/2009).
Andi mengatakan saat ini pihak manajemen INCO sedang melakukan negosiasi dengan penduduk asli agar menghentikan pemblokiran jalan tersebut. Pertemuan berlangsung sejak pukul 14.00 dan sampai saat ini belum selesai.
Menurut Andi jika sampai tidak ada titik temu dalam negosiasi tersebut, maka Andi khawatir akan ada aksi yang lebih besar lagi dari penduduk asli tersebut. "Dan dampaknya pasti juga akan lebih besar," tandasnya.
Pihak serikat pekerja dikatakan Andi menilai apa yang dilakukan manajemen INCO memang suatu pelanggaran karena tidak dilakukan melalui perundingan dengan karyawan. "Kalau mau efisiensi silahkan, tapi setidaknya wajib dirundingkan dulu kepada karyawan, itu menjadi pertanyaan kita," ujarnya.
Menurutnya juga tidak etis jika INCO yang berusaha di daerah tersebut justru melakukan PHK terhadap penduduk asli setempat yang seharusnya ikut merasakan hasil yang didapat oeh INCO.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 10:38 WIB
Garuda Mendarat Mulus di Taoyuan
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Telat Laporkan Kinerja Keuangan, Bank Mutiara Diomelin Bursa
-
Jumat, 25/05/2012 10:10 WIB
Erdikha Sekuritas: Yunani dan Uni Eropa Masih Jadi Acuan IHSG
-
Jumat, 25/05/2012 10:02 WIB
Equator Securities: IHSG Akan Menguat Terbatas
-
Jumat, 25/05/2012 09:58 WIB
Spanola Tambah Saham, RICY Menuju Rp 500?
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:39 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
