detikfinance

Syariah Bukopin Targetkan Pertumbuhan Tabungan Rp 60 Miliar

Herdaru Purnomo - detikfinance
Kamis, 13/08/2009 15:25 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Bank Syariah Bukopin (BSB) luncurkan produk tabungan iB Siaga Bisnis untuk menggaet nasabah sektor pemain bisnis, seperti UMKM dan Pemain Retail. Melalui iB Siaga, BSB menargetkan perolehan dana murah akan tumbuh Rp 60 miliar sampai dengan akhir tahun 2009.

Direktur Utama Bank Bukopin Syariah Riyanto menuturkan tabungan tersebut dimaksudkan agar nasabah memperoleh kemudahan dan fleksibilitas dalam melakukan transaksi.

"Saat ini total dana murah BSB mencapai Rp 124 miliar maka sampai akhir tahun bisa tumbuh lagi sekitar Rp 60 miliar melalui iB siaga," ujarnya dalam konferensi pers launching iB Bisnis di Kantor Bukopin Syariah, Jakarta, Kamis (12/08/2009).

Ia mengatakan, BSB menawarkan produk ini untuk menjawab kebutuhan pasar. Bank Syariah Bukopin merupakan Bank Syariah pertama yang meluncurkan produk Tabungan iB Bisnis.

Tabungan ini merupakan simpanan yang berprinsip Mudharabah Mutlaqah, yang berarti  Bank (Mudharib) diberikan kuasa oleh penabung (Shaibul maal) untuk menggunakan dana tersebut tanpa batasan. Namun Bank juga wajib memberitahukan kepada penabung mengenai bagi hasil keuntungan yang diperoleh dan resiko yang timbul serta ketentuan penarikan dana sesuai dengan akadnya.

Fitur unggulan daru tabungan ini adalah adanya fasilitas join account dua spesimen tanda tangan dengan pilihan or atau dan. Selain itu penabung mendapatkan bagi hasil yang dihitung berdasarkan saldo rata-rata salan satu bulan dan media transaksi dapat menggunakan buku tabungan, kartu ATM, internet banking, sms banking.

Adapun unggulan lainnya adalah setiap penabung dibebaskan dalam penarikan tunai di jaringan ATM lokal yang berlaku Prima dan ALTO. Selain itu penabung juga bebas biaya dalam pemindahbukuan antar kota baik melalui teller, ATM dan e-Banking.

Dan transaksi penyetoran serta penarikan dapat dilakukan di seluruh cabang Bank Syariah Bukopin dan Bank Bukopin Konvensional.



(dru/dnl)

Share:
Baca Juga

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.