detikfinance

Bea Cukai Tingkatkan Pengamanan di Selat Malaka.

Ramdhania El Hida - detikfinance
Senin, 17/08/2009 13:44 WIB
foto : Indro
Jakarta - Ditjen Bea dan Cukai memperketat keamanan di Selat Malaka. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya produk ilegal dari Malaysia dan Singapura menjelang Ramadan.

"Sejak sebulan lalu kita sudah antisipasi itu. Kita sudah gerakan patroli kita di Selat Malaka. Kemarin kita sudah menangkap kapal yang isinya pakaian garmen," ujar Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/8/2009).

Anwar mengakui, pihaknya memang fokus meningkatkan patroli di Selat Malaka sebab jalur tersebut kerap kali digunakan untuk menyelundupkan produk ilegal masuk dari Malaysia dan Singapura masuk ke Indonesia.

"Jadi kami sekarang gerakan kapal patroli kami disana. Kami fokus di Selat Malaka saja karena sumbernya  dari Malaysia dan Singapura," ungkap Anwar

Anwar menambahkan, adapun produk-produk yang sering kali diselundupkan dari kedua negara tersebut meliputi tekstil, alat elektronik, alas kaki, mainan, makanan dan minuman.

"Sebenarnya sudah banyak yang terjaring, tapi yang terbesar kemarin dari Selat Malaka yang akan dibawa masuk ke Jawa Timur dan kita tangkap di Madura," jelasnya.




(epi/qom)

Share:
Baca Juga

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.