detikfinance

Ekspor Furnitur Mulai Pulih di Semester II

Suhendra - detikfinance
Selasa, 18/08/2009 19:06 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) mencatat pemulihan pasar ekspor produk furnitur Indonesia pada awal semester II-2009. Pemulihan ini dipastikan akan mengoreksi proyeksi penurunan ekspor dari 40% menjadi 20% di tahun 2009 ini.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif  Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Sae Tanangga Karim saat ditemui di kantor Departemen Perdagangan, Selasa (18/8/2009).

"Yang tadinya perkiraan kita turun 40%, mungkin hanya turun 20% di tahun ini," katanya.

Ia mengatakan pada awal  semester kedua 2009 ini tidak ada gejolak pasar ekspor yang berarti sehingga diharapkan akan memberikan sinyal positif terhadap kinerja ekspor furnitur lokal. Dikatakannya dari kenyataan dilapangan dari pengalaman beberapa pelaku usaha, selama enam bulan terakhir ekspor furnitur biasa dlakukan sebanyak 8 kontianer, namun justru turun  hanya 1 kontainer.

"Kalau sekarang ini per bulan Agustus saja sudah ada 4 kontainer, saya perkirakan sampai Maret-April 2010 tahun depan sebesar 80-90% ekspor kita sudah mulai pulih," jelasnya.

Dikatakannya nilai ekspor furnitur per tahunnya mencapai US$ 2 miliar per tahun, dimana setiap kontainernya mencapai US$ 15.000 per kontainer yang diekspor ke pasar Jepang, As dan Eropa.

"Ekpos kita mulai normal, pertengahan tahun depan saya rasa sudah normal," jelasnya.

Sayangnya Karim tidak menjelaskan pasar ekspor mana saja yang sudah ada perbaikan, dan potensi pasar mana saja yang akan membaik permintaan ekspornya.



(hen/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.