detikfinance

Bulog Minta Jangka Waktu Ekspor Beras Diperpanjang

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Senin, 24/08/2009 12:57 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Perum Bulog meminta pemerintah bisa menambah jangka waktu ekspor beras supaya penjualannya bisa mencapai target.
 
Dirut Bulog Mustafa Abubakar mengatakan, rendahnya realisasi ekspor beras karena jangka waktu yang diberikan pemerintah hanya 6 bulan, padahal ekspor beras tersebut baru dilakukan pertama kali.
 
Dari target 100.000 ton, perusahaan plat merah tersebut hanya bisa merealisasikan 10.000 ton atau sekitar 10 persen saja.
 
"Kalau dibuka sepanjang tahun mungkin bisa membantu sebesar 30-40 persen, karena ini baru pertama," ujarnya di sela acara Feed The World di Grand Hyatt, Jalan M Thamrin, Jakarta, Senin (24/8/2009).
 
Menurutnya, sekarang ini pemerintah berencana membuka ekspor beras organik sepanjang tahun, disusul dengan beras aromatik. Hal itu dilakukan agar gairah produksi petani akan semakin besar.
 
"Kita sudah buktikan, saat Bulog membeli beras, terjamin pada HPP dan ternyata gairah petani luar biasa," ungkapnya.


(ang/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.