detikfinance

Surveyor Tak Becus, Impor LHE Melonjak Lagi

Suhendra - detikfinance
Senin, 24/08/2009 14:46 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Para produsen Lampu Hemat Energi (LHE) yang tergabung dalam Asosiasi Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) mengadu ke Departemen Perdagangan terkait jumlah impor LHE asal China yang kembali melonjak.

Aperlindo menduga hal ini terjadi karena tidak beresnya perusahaan surveyor dalam melakukan verifikasi impor LHE.

"Sore ini kita akan rapat dengan Departemen Perdagangan untuk membicarakan masalah ini," kata Ketua Umum Aperlindo John Manoppo saat ditemui di Departemen Perindustrian, Jakarta, Senin (24/8/2009).

John mengatakan berdasarkan Permendag No.56/M-DAG/PER/12/2008, setiap importir terdaftar harus melalui proses verifikasi, namun ia menilai pihak Surveyor dalam hal ini Sucofindo dan Surveyor Indonesia di China tidak melakukan fungsi dengan baik sehingga impor LHE ke Indonesia sangat mudah masuk tanpa verifikasi.

"Mereka dengan mudahnya hanya stempel-stempel, tanpa diperiksa," ketusnya.

Dikatakannya impor LHE pada bulan Juli 2009 sebesar 17,6 juta unit LHE, jika dihitung total impor dari Januari-Juli 2009 impor LHE mencapai 80,28 juta unit.

"Dengan adanya impor sebanyak 80,28 juta LHE selama 7 bulan telah menimbulkan keresahan bagi industri LHE dalam negeri," keluhnya.

Saat ini kata John, tingkat pemanfaatan kapasitas terpasang (utilisasi) industri LHE pada 2008 mencapai 20%.

Dengan adanya Permendag No.56 tahun 2008 mengenai pengetatan impor 5 produk tertentu utilisasi diharapkan bisa meningkat sampai 50%, namun kurang efektifnya peraturan tersebut ia menjadi sanksi karena faktanya impor LHE melonjak.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.