detikfinance

Pemerintah Kecanduan Impor Bahan Pokok

Wahyu Daniel - detikfinance
Kamis, 27/08/2009 09:08 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah dinilai ketergantungan terhadap bahan pangan impor, hal ini fatal karena jika terjadi kenaikan harga pangan internasional maka harga pangan di dalam negeri ikut naik.
 
Demikian disampaikan oleh Ketua komite Tetap Perdagangan Dalam Negeri Kadin Bambang Soesatyo kepada detikFinance , Kamis (27/8/2009).
 
"Tingginya ketergantungan Indonesia akan bahan pangan impor menuntut revitalisasi terhadap potensi dan kekuatan sumber-sumber ekonomi di dalam negeri yang selama ini digarap rakyat di berbagai pelosok," tuturnya.
 
Menurutnya, pemerintah tidak sungguh-sungguh peduli terhadap potensi ekonomi rakyat, sehingga garam pun harus diimpor.
 
"Padahal masyarakat pesisir sudah lama dan turun temurun memproduksi garam. Jika pemerintah membantu menaikkan kualitas produk mereka, kita tak perlu impor garam," jelasnya.
 
Begitu juga dengan komoditas lain seperti beras, buah-buahan hingga susu. Menurut Bambang potensi komoditas tersebut di tangan rakyat sangat besar, tetapi pemerintah tak pernah peduli dan lebih suka jalan pintas dengan impor.
 
"Tetapi akibatnya sangat fatal. Begitu harga di pasar internasional naik, kenaikan harga kebutuhan pokok di dalam negeri tak bisa dicegah siapa pun. Rakyatlah yang harus menanggung akibatnya," tandasnya.



(dnl/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.