DPR Tolak Kenaikan Harga Raskin
Senin, 31/08/2009 13:10 WIB
Foto: Bulog
Jakarta - Komisi IV DPR-RI menolak rencana pemerintah menaikan harga beras miskin (raskin) atau beras bersubsidi (rasdi) dari Rp 1.600 per kg menjadi Rp 2.150 per kg pada 2010. Kenaikan ini dipastikan akan memberatkan daya beli kalangan keluarga miskin.
"Kita hanya setuju Rp 1.600 per kg," tegas Anggota Komisi IV DPR RI Elviana dalam acara RDP di Komisi IV DPR-RI, Senin (31/8/2009).
Ia mengungkapkan, pada rapat dengar pendapat dengan Bulog sebelumnya, rencana kenaikan raskin telah disampaikan pemerintah yaitu hingga Rp 2.000 per kg. Namun kenyataanya rencana kenaikan itu justru lebih besar dari perkiraan awal yang justru mencapai Rp 2150 per kg.
"Ini tsunami bagi orang miskin di 2010, apalagi BLT (Bantuan Langsung Tunai) dicabut, harga beras naik," tegasnya.
Beberapa anggota komisi IV lainnya menyatakan hal serupa. Harga raskin yang pada tahun ini yang masih Rp 1.600 per kg dianggap sudah sangat memberatkan kalangan orang miskin, apalagi dinaikan menjadi Rp 2150 per kg.
Dalam rencana anggaran 2010 jumlah rumah tangga sasaran raskin sebanyak 17,5 juta RTS dengan alokasi beras sebanyak 15 kg/bulan/RTS durasi selama 12 bulan.
Sedangkan untuk rencana harga jual raskin Rp 2150 per kg, atau hanya 43% dari harga pasar untuk jenis beras IR III yang saat ini Rp 5.000 per kg. Jika dibandingkan dengan tahun 1998 lalu harga harga jualnya justru telah mencapai 50% dimana harga tebusnya Rp 1.000 per kg dengan harga pasar pada waktu itu sebesar Rp 2.000 per kg.
(hen/qom)
"Kita hanya setuju Rp 1.600 per kg," tegas Anggota Komisi IV DPR RI Elviana dalam acara RDP di Komisi IV DPR-RI, Senin (31/8/2009).
Ia mengungkapkan, pada rapat dengar pendapat dengan Bulog sebelumnya, rencana kenaikan raskin telah disampaikan pemerintah yaitu hingga Rp 2.000 per kg. Namun kenyataanya rencana kenaikan itu justru lebih besar dari perkiraan awal yang justru mencapai Rp 2150 per kg.
"Ini tsunami bagi orang miskin di 2010, apalagi BLT (Bantuan Langsung Tunai) dicabut, harga beras naik," tegasnya.
Beberapa anggota komisi IV lainnya menyatakan hal serupa. Harga raskin yang pada tahun ini yang masih Rp 1.600 per kg dianggap sudah sangat memberatkan kalangan orang miskin, apalagi dinaikan menjadi Rp 2150 per kg.
Dalam rencana anggaran 2010 jumlah rumah tangga sasaran raskin sebanyak 17,5 juta RTS dengan alokasi beras sebanyak 15 kg/bulan/RTS durasi selama 12 bulan.
Sedangkan untuk rencana harga jual raskin Rp 2150 per kg, atau hanya 43% dari harga pasar untuk jenis beras IR III yang saat ini Rp 5.000 per kg. Jika dibandingkan dengan tahun 1998 lalu harga harga jualnya justru telah mencapai 50% dimana harga tebusnya Rp 1.000 per kg dengan harga pasar pada waktu itu sebesar Rp 2.000 per kg.
(hen/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:42 WIB
3 Bulan Lagi Jatah BBM Subsidi di Kalimantan Habis
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
Kalimantan Minta Tambah Jatah BBM, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorpusi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 11:30 WIB
Wah! Uang Perjalanan Dinas Dipakai PNS Untuk Tambahan THR
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Telat Laporkan Kinerja Keuangan, Bank Mutiara Diomelin Bursa
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
