Jumlah Eksportir Kopi Makin Menciut
Senin, 31/08/2009 18:10 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Jumlah eksportir kopi di dalam negeri semakin menciut, dari 1096 eksportir hanya menjadi 253 eksportir terdaftar kopi (ETK). Hal ini disebabkan banyaknya pelaku eksportir yang sudah tidak aktif yang kemudian izinnya dicabut oleh Departemen Perdagangan.
"Sekarang ini hanya sebanyak 253 masuk katagori eksportir terdaftar kopi yang aktif," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantornya, Jakarta, Senin (31/8/2009).
Mari mengatakan pihaknya akan terus mendorong kepada pelaku usaha eksportir kopi aktif yang menjalankan usahanya secara profesional dan serius.
"Kalau tidak punya ETK maka tidak lagi masuk menjadi eksportir aktif," jelasnya.
Sepanjang tahun 2004-2008 nilai ekspor kopi Indonesia terus meningkat yaitu dari US$ 294 juta menjadi US$ 991 juta.
Di tempat yang sama Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida mengatakan sampai saat ini pihaknya tetap akan membuka peluang bagi eksportir yang masih memiliki komitmen sebagai eksportir kopi terdaftar. Setelah sebelumnya pihaknya telah melayangkan ke berbagai eksportir kopi dalam melengkapi data sebagai eksportir terdaftar.
"Kita sudah kirim, selama 30 hari, ada yang tidak merespon dan ada yang merespon, itu yang masih kita pertimbangkan, karena mereka alamatnya pindah tapi masih mau merespon," katanya.
(hen/dnl)
"Sekarang ini hanya sebanyak 253 masuk katagori eksportir terdaftar kopi yang aktif," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantornya, Jakarta, Senin (31/8/2009).
Mari mengatakan pihaknya akan terus mendorong kepada pelaku usaha eksportir kopi aktif yang menjalankan usahanya secara profesional dan serius.
"Kalau tidak punya ETK maka tidak lagi masuk menjadi eksportir aktif," jelasnya.
Sepanjang tahun 2004-2008 nilai ekspor kopi Indonesia terus meningkat yaitu dari US$ 294 juta menjadi US$ 991 juta.
Di tempat yang sama Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida mengatakan sampai saat ini pihaknya tetap akan membuka peluang bagi eksportir yang masih memiliki komitmen sebagai eksportir kopi terdaftar. Setelah sebelumnya pihaknya telah melayangkan ke berbagai eksportir kopi dalam melengkapi data sebagai eksportir terdaftar.
"Kita sudah kirim, selama 30 hari, ada yang tidak merespon dan ada yang merespon, itu yang masih kita pertimbangkan, karena mereka alamatnya pindah tapi masih mau merespon," katanya.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
