Operator Tol Kecele Jadwal Kenaikan Tarif Tol
Rabu, 02/09/2009 18:50 WIB
Foto: Suhendra-detikFinance
Jakarta - Penundaan tarif tol oleh pemerintah membuat operator tol kecele , pasalnya berdasarkan pemantauan detikFinance kemarin (1/9/2009) di ruas tol Tangerang-Merak milik operator tol PT Marga Mandala Sakti sudah terpampang beberapa spanduk di jembatan penghubung tol yang menyatakan pemberitahuan kenaikan tol akan terjadi pada tanggal 4 September 2009.
Kenyataannya berkata lain, pihak pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Departemen Pekerjaan Umum telah menyatakan penundaan tarif tol setelah lebaran tahun ini dengan alasan mempertimbangkan sensitivitas masyarakat menghadapi puasa dan lebaran.
"Mulai tanggal 4 September 2009 pukul 00.00 WIB, diberlakukan tarif tol baru (Kepmen PU No.305 KPTS/M/2009)," demikian bunyi spanduk yang diperoleh detikFinance .
Kepala BPJT Nurdin Manurung telah memastikan hal tersebut, meski belum menentukan jadwal pasti setelah lebaran nanti.
"Belum (4 September) diputuskan oleh Pak Menteri. Sedang kita evaluasi kembali kemungkinan besar nanti setelah lebaran, ya untuk semua ruas (14 ruas tol)," kata Kepala BPJT Nurdin Manurung saat dihubungi detikFinance , Rabu (2/9/2009).
Ia mengatakan salah satu alasan utama penundaan ini karena pemerintah mencoba memahami faktor sensivitas kondisi masyarakat yang sedang menghadapi puasa dan lebaran. Nurdin juga memastikan kalau penundaan ini tidak melanggar ketentuan yang ada karena para operator tol sudah menyepakatinya.
"Biar puasanya lebih tenang lah. Tadi saya sudah ngomong secara baik-baik dengan para operatornya, demi kepentingan bersamalah di suasana puasa ini, mungkin nanti setelah lebaran ini," tegasnya.
Nurdin juga menegaskan pihaknya belum memastikan kapan waktu persis kenaikan tol setelah lebaran nanti karena masih perlu dibicarakan kembali dengan Menteri Pekerjaan Umum.
Namun, kata dia, meski telah dipastikan setelah lebaran bagi 4 ruas yang masih belum memenuhi syarat alias belum memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) kenaikan tarifnya masih harus menunggu SPM-nya terpenuhi.
"Tanggal 4 September sudah pasti tidak. Bagi yang belum memenuhi SPM harus memenuhi SPM," jelasnya.
(hen/dnl)
Kenyataannya berkata lain, pihak pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Departemen Pekerjaan Umum telah menyatakan penundaan tarif tol setelah lebaran tahun ini dengan alasan mempertimbangkan sensitivitas masyarakat menghadapi puasa dan lebaran.
"Mulai tanggal 4 September 2009 pukul 00.00 WIB, diberlakukan tarif tol baru (Kepmen PU No.305 KPTS/M/2009)," demikian bunyi spanduk yang diperoleh detikFinance .
Kepala BPJT Nurdin Manurung telah memastikan hal tersebut, meski belum menentukan jadwal pasti setelah lebaran nanti.
"Belum (4 September) diputuskan oleh Pak Menteri. Sedang kita evaluasi kembali kemungkinan besar nanti setelah lebaran, ya untuk semua ruas (14 ruas tol)," kata Kepala BPJT Nurdin Manurung saat dihubungi detikFinance , Rabu (2/9/2009).
Ia mengatakan salah satu alasan utama penundaan ini karena pemerintah mencoba memahami faktor sensivitas kondisi masyarakat yang sedang menghadapi puasa dan lebaran. Nurdin juga memastikan kalau penundaan ini tidak melanggar ketentuan yang ada karena para operator tol sudah menyepakatinya.
"Biar puasanya lebih tenang lah. Tadi saya sudah ngomong secara baik-baik dengan para operatornya, demi kepentingan bersamalah di suasana puasa ini, mungkin nanti setelah lebaran ini," tegasnya.
Nurdin juga menegaskan pihaknya belum memastikan kapan waktu persis kenaikan tol setelah lebaran nanti karena masih perlu dibicarakan kembali dengan Menteri Pekerjaan Umum.
Namun, kata dia, meski telah dipastikan setelah lebaran bagi 4 ruas yang masih belum memenuhi syarat alias belum memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) kenaikan tarifnya masih harus menunggu SPM-nya terpenuhi.
"Tanggal 4 September sudah pasti tidak. Bagi yang belum memenuhi SPM harus memenuhi SPM," jelasnya.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
