detikfinance

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Berpotensi di Atas 3,9%

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Sabtu, 05/09/2009 16:27 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi kuartal III-2009 diperkirakan akan mencapai 3,9 persen. Perbaikan ekonomi Indonesia hingga bulan September terjadi seiring terus berlangsungnya pemulihan perekonomian global.

Berdasarkan  Tinjauan Kebijakan Moneter September 2009  yang dilansir detikFinance , Sabtu (5/9/2009), dari sisi konsumsi, berbagai indikator terkini menunjukkan bahwa pengeluaran konsumsi masyarakat masih kuat. Sementara tingkat penjualan barang eceran dan barang tahan lama (durables ) meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Tingkat keyakinan konsumen akan membaiknya perekonomian juga menjadi faktor yang menjadikan pertumbuhan konsumsi masih menguat. Hal ini didukung pula oleh ketersediaan pembiayaan dari perbankan.

Sementara itu, kegiatan investasi di Indonesia belum menunjukkan perbaikan signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi permintaan domestik maupun eksternal yang masih relatif lemah.

 Di sisi eksternal, BI menilai, membaiknya perekonomian di Cina dan India, telah mendorong perbaikan kegiatan ekspor. Dengan demikian, ekspor berpotensi tumbuh lebih baik dari perkiraan.

Sementara dari sisi harga, inflasi selama Agustus 2009 mencatat peningkatan sesuai pola musiman terkait dengan aktivitas Ramadhan, namun inflasi inti masih dalam tren menurun.

Seiring dengan kegiatan di bulan Ramadhan, terjadi peningkatan harga bahan makanan. Hal ini menyebabkan inflasi kelompok makanan bergejolak (volatile food ) mencatat peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

BI juga melihat inflasi inti masih dalam tren menurun, didukung oleh penguatan nilai tukar, rendahnya tekanan imported inflation , serta menurunnya ekspektasi inflasi masyarakat.

Lebih lanjut, inflasi kelompok harga barang yang ditentukan Pemerintah (administered prices ) juga minimal. Dengan perkembangan tersebut, laju inflasi selama Agustus 2009 sebesar 0,56% (mtm ) atau 2,75% (yoy ). Secara tahunan laju inflasi diperkirakan masih berada pada tren menurun.

Membaiknya perekonomian global dan kawasan telah memberikan dampak positif pada  membaiknya kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Perkembangan ekonomi global yang kondusif, terutama kondisi perekonomian negara mitra dagang, mendukung perbaikan kinerja ekspor.

Membaiknya ekspor tersebut diperkirakan mampu mengimbangi peningkatan impor yang terjadi sejalan dengan mulai bergeraknya ekonomi domestik.

Selain itu, membaiknya kinerja ekspor pada kuartal III-2009, diperkirakan akan terus didukung oleh perkembangan harga di pasar internasional.

Di sisi neraca modal dan finansial (TMF), aliran masuk modal asing dalam bentuk portofolio masih terus berlanjut seiring dengan kondusifnya kondisi pasar keuangan global, serta persepsi positif terhadap ekonomi domestik.

Dengan berbagai perkembangan tersebut, cadangan devisa sampai akhir Agustus 2009 mencapai US$ 57,9 miliar sebelum memasukkan alokasi Special Drawing Right (SDR) IMF, atau setara dengan 5,67 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.



(epi/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.