Unilever dan Perang Harga dengan P&G
Senin, 07/09/2009 10:14 WIB
Jakarta - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan Procter & Gamble (P&G) dalam 2 bulan terakhir terlibat dalam perang harga yang ketat. Keduanya saling memangkas harga produk-produk unggulan plus iming-iming hadiah yang menggiurkan.
"Manajemen UNVR mengakui bahwa mereka memangkas harga produk shampo dan perawatan kulit sebagai balasan pada P&G," jelas Bernard Thien, President Director PT CIMB-GK Securities Indonesia dalam rekomendasi hariannya, Senin (7/9/2009).
Analis CIMB-GK Securities pun telah mengunjungi hipermarket, Carrefour untuk melihat langsung bagaimana perang harga kedua produsen tersebut.
P&G diketahui memangkas harga produk unggulannya, Pantene dan Rejoice sebanyak 26% untuk botol 200 ml dan diskon 17,5% untuk botol 180 ml Head & Shoulder.
Sementara UNVR memangkas harga shampo Dove hingga 33% untuk ukuran 360 ml dan memberi hadiah 90 ml Sunsilk dan Clear untuk setiap pembelian botol 180 ml.
"Kami percaya P&G mengalokasikan pabrik produksi ke Thailand memberikan mereka efisiensi sehingga mampu melakukan perang harga. Hal ini memungkinkan mereka untuk mendapat bahan baku dan tenaga kerja lebih murah," jelas Bernard.
Standarisasi packaging juga mendukung inventory management yang lebih baik. Apabila terjadi oversuply disuatu negara, produk tersebut bisa
segera dikirim ke negara lain
"Sementara itu, consumer Indonesia price sensitive, sehingga keputusan P&G memangkas harga akan memakan pangsa pasar milik UNVR," imbuhnya.
Ditambahkannya, keunggulan distribusi UNVR tidak memiliki barrier to entry yang tinggi seperti sebelumnya, karena:
"Meskipun UNVR mengalami margin recovery pada 2Q09 karena penguatan
Rupiah dan penurunan harga bahan baku, kami melihat apabila perang harga ini terus berlangsung, maka downside earnings akan meningkat," tambah Bernard.
CIMB-GK Securities melihat perang harga antara keduanya akan terus berlangsung atas beberapa alasan.
"Kami mempertahankan rating UNDERPERFORM untuk Unilever (UNVR) dengan target harga baru di Rp8730 (dari Rp9140) dengan memberikan premium 63% terhadap JCI, yang merupakan rata-rata, dan mengindikasikan 21.9 dan 19.1x CY10-11 earning. Kami telah memangkas laba inti sebanyak 6-8% karena kompetisi perang harga yang berlangsung saat ini akan memangkas margin," urai Bernard.
Pada perdagangan Senin ini, harga saham Unilever terus meningkat. Dalam setengah jam awal perdagangan, saham UNVR naik Rp 350 menjadi Rp 10.750.
(qom/qom)
"Manajemen UNVR mengakui bahwa mereka memangkas harga produk shampo dan perawatan kulit sebagai balasan pada P&G," jelas Bernard Thien, President Director PT CIMB-GK Securities Indonesia dalam rekomendasi hariannya, Senin (7/9/2009).
Analis CIMB-GK Securities pun telah mengunjungi hipermarket, Carrefour untuk melihat langsung bagaimana perang harga kedua produsen tersebut.
P&G diketahui memangkas harga produk unggulannya, Pantene dan Rejoice sebanyak 26% untuk botol 200 ml dan diskon 17,5% untuk botol 180 ml Head & Shoulder.
Sementara UNVR memangkas harga shampo Dove hingga 33% untuk ukuran 360 ml dan memberi hadiah 90 ml Sunsilk dan Clear untuk setiap pembelian botol 180 ml.
"Kami percaya P&G mengalokasikan pabrik produksi ke Thailand memberikan mereka efisiensi sehingga mampu melakukan perang harga. Hal ini memungkinkan mereka untuk mendapat bahan baku dan tenaga kerja lebih murah," jelas Bernard.
Standarisasi packaging juga mendukung inventory management yang lebih baik. Apabila terjadi oversuply disuatu negara, produk tersebut bisa
segera dikirim ke negara lain
"Sementara itu, consumer Indonesia price sensitive, sehingga keputusan P&G memangkas harga akan memakan pangsa pasar milik UNVR," imbuhnya.
Ditambahkannya, keunggulan distribusi UNVR tidak memiliki barrier to entry yang tinggi seperti sebelumnya, karena:
- Penetrasi ritel modern diperkirakan 40% dibandingkan 10% pada 10 tahun lalu.
- Iklan TV P&G yang lebih efektif sehingga menciptkan 'pull factor' ditambah dengan harga yang lebih murah.
"Meskipun UNVR mengalami margin recovery pada 2Q09 karena penguatan
Rupiah dan penurunan harga bahan baku, kami melihat apabila perang harga ini terus berlangsung, maka downside earnings akan meningkat," tambah Bernard.
CIMB-GK Securities melihat perang harga antara keduanya akan terus berlangsung atas beberapa alasan.
- Populasi besar, penetrasi rendah untuk produk consumer care dan rumah tangga.
- Kondisi makro ekonomi yang mendukung private consumption. Daya beli mulai meningkat karena inflasi yang rendah oleh stabilnya harga pangan dan komoditas. Pilpres yang aman juga memberikan consumer confidence index dan retail sales index yang tertinggi dalam 4 tahun.
"Kami mempertahankan rating UNDERPERFORM untuk Unilever (UNVR) dengan target harga baru di Rp8730 (dari Rp9140) dengan memberikan premium 63% terhadap JCI, yang merupakan rata-rata, dan mengindikasikan 21.9 dan 19.1x CY10-11 earning. Kami telah memangkas laba inti sebanyak 6-8% karena kompetisi perang harga yang berlangsung saat ini akan memangkas margin," urai Bernard.
Pada perdagangan Senin ini, harga saham Unilever terus meningkat. Dalam setengah jam awal perdagangan, saham UNVR naik Rp 350 menjadi Rp 10.750.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:42 WIB
3 Bulan Lagi Jatah BBM Subsidi di Kalimantan Habis
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
Kalimantan Minta Tambah Jatah BBM, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorpusi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 11:30 WIB
Wah! Uang Perjalanan Dinas Dipakai PNS Untuk Tambahan THR
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Telat Laporkan Kinerja Keuangan, Bank Mutiara Diomelin Bursa
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
