Depperin Belum Rekomendasikan Ekspor Pupuk
Selasa, 08/09/2009 12:24 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Departemen Perindustrian (Depperin) menyatakan belum mengeluarkan rekomendasi untuk ekspor pupuk sebagai dasar izin ekspor yang bisa dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan. Depperin menyatakan potensi ekspor pupuk yang bisa dilakukan pada tahun ini mencapai 600.000-700.000 ton.
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Industri Agro dan Kimia Benny Wahyudi saat ditemui di sela-sela acara bazar lebaran di Depperin, Selasa (8/9/2009).
"Izin ekspor belum keluar, saya saja belum mengeluarkan rekomendasi, ini masih wacana," jelas Benny.
Ia menambahkan pada dasarnya tahun ini pemerintah telah menyediakan sebanyak 5 juta ton lebih pupuk, namun tinggkat penyerapan pupuk pada semester satu masih di bawah 80%.
Bahkan jika pada semester kedua ini penyerapan pupuk masih sesuai dengan rencana maka paling tidak ada sebanyak 10-15% pupuk tersisa dari jumlah yang disediakan.
Sekarang ini kata dia masih ada 500.000-700.000 pupuk yang belum terserap. Penyerapan pupuk pada semester kedua ini akan sangat tergantung dengan kemampuan daya serap pupuk sektor perkebunan yang memungkinkan masih menyisakan pupuk 200.000-300.000 ton.
"Inilah ada kelebihan-kelebihan yang bisa diekspor. Sebab kalau tidak dengan gudang penuh tapi tidak bisa dipasarkan, maka pabrik bisa dimastikan," jelasnya.
Mengenai waktu ekspor pupuk, kata dia, sekarang ini merupakan waktu yang tepat. Namun pada musim tanam bulan Oktober-Maret nanti pemerintah tetap fokus pasokan pupuk untuk petani tidak terganggu.
"Ekspor kelihatannya akan dilakukan 600.000-700.000 ton," imbuhnya.
(hen/dnl)
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Industri Agro dan Kimia Benny Wahyudi saat ditemui di sela-sela acara bazar lebaran di Depperin, Selasa (8/9/2009).
"Izin ekspor belum keluar, saya saja belum mengeluarkan rekomendasi, ini masih wacana," jelas Benny.
Ia menambahkan pada dasarnya tahun ini pemerintah telah menyediakan sebanyak 5 juta ton lebih pupuk, namun tinggkat penyerapan pupuk pada semester satu masih di bawah 80%.
Bahkan jika pada semester kedua ini penyerapan pupuk masih sesuai dengan rencana maka paling tidak ada sebanyak 10-15% pupuk tersisa dari jumlah yang disediakan.
Sekarang ini kata dia masih ada 500.000-700.000 pupuk yang belum terserap. Penyerapan pupuk pada semester kedua ini akan sangat tergantung dengan kemampuan daya serap pupuk sektor perkebunan yang memungkinkan masih menyisakan pupuk 200.000-300.000 ton.
"Inilah ada kelebihan-kelebihan yang bisa diekspor. Sebab kalau tidak dengan gudang penuh tapi tidak bisa dipasarkan, maka pabrik bisa dimastikan," jelasnya.
Mengenai waktu ekspor pupuk, kata dia, sekarang ini merupakan waktu yang tepat. Namun pada musim tanam bulan Oktober-Maret nanti pemerintah tetap fokus pasokan pupuk untuk petani tidak terganggu.
"Ekspor kelihatannya akan dilakukan 600.000-700.000 ton," imbuhnya.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
