BEI: Saham Publik di Century Harus Dilindungi
Selasa, 08/09/2009 17:07 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Kepemilikan saham publik PT Bank Century Tbk (BCIC) masih simpang siur. Setelah adanya pembekuan kepemilikan saham publik BCIC, sebesar 50% lebih, banyak reaksi yang terjadi. Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap menginginkan saham publik ini tetap terlindungi.
Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito, di kantornya, Jakarta hari ini (8/9/20090.
"Sampai saat ini status kepemilikan saham publik Bank Century masih belum jelas," ujar Eddy.
BEI sampai saat ini pun belum menerima penjelasan dari Bank Century, padahal otositas pasar modal Indonesia ini telah mengirimkan surat kepada BCIC.
"Bahwasannya terdilusi itu memang sudah resiko, karena sudah ada tambahan modal baru. Tapi, kita harap saham publik itu tidak hilang,” ujar Eddy.
Eddy menambahkan, BEI telah melakukan dua kali pertemuan dengan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), guna membicarakan kasus Century. Permasalahan ini diharapkan akan teratasi pada akhir tahun.
Berkaitan dengan transaksi perdagangan Century, Eddy menjelaskan jika terjadi pembukaan suspensi maka resikonya akan lebih tinggi.
(dnl/dnl)
Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito, di kantornya, Jakarta hari ini (8/9/20090.
"Sampai saat ini status kepemilikan saham publik Bank Century masih belum jelas," ujar Eddy.
BEI sampai saat ini pun belum menerima penjelasan dari Bank Century, padahal otositas pasar modal Indonesia ini telah mengirimkan surat kepada BCIC.
"Bahwasannya terdilusi itu memang sudah resiko, karena sudah ada tambahan modal baru. Tapi, kita harap saham publik itu tidak hilang,” ujar Eddy.
Eddy menambahkan, BEI telah melakukan dua kali pertemuan dengan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), guna membicarakan kasus Century. Permasalahan ini diharapkan akan teratasi pada akhir tahun.
Berkaitan dengan transaksi perdagangan Century, Eddy menjelaskan jika terjadi pembukaan suspensi maka resikonya akan lebih tinggi.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
