Depkeu Tukar SUN Rp 605 Miliar
Selasa, 08/09/2009 17:34 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Departemen Keuangan melakukan lelang penukaran (debt switch) terhadap obligasi negara senilai Rp 605 miliar, total penawaran yang masuk dalam lelang tersebut adalah Rp 1,238 triliun.
Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Humas Depkeu Harry Z. Soeratin dalam siaran pers yang dikutip detikFinance , Selasa (8/9/2009).
"Peserta Lelang menawarkan 15 Seri Obligasi Negara dari 24 seri Obligasi Negara yang jatuh tempo mulai tanggal 01 Januari 2010 sampai dengan 31 Desember 2013," ujarnya.
Obligasi penukar dalam lelang debt switch hari ini adalah seri FR0030 dengan yield (imbal hasil) sebsar 10,19718%.
Obligasi yang dimenangkan dalam lelang hari ini adalah:
(dnl/dnl)
Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Humas Depkeu Harry Z. Soeratin dalam siaran pers yang dikutip detikFinance , Selasa (8/9/2009).
"Peserta Lelang menawarkan 15 Seri Obligasi Negara dari 24 seri Obligasi Negara yang jatuh tempo mulai tanggal 01 Januari 2010 sampai dengan 31 Desember 2013," ujarnya.
Obligasi penukar dalam lelang debt switch hari ini adalah seri FR0030 dengan yield (imbal hasil) sebsar 10,19718%.
Obligasi yang dimenangkan dalam lelang hari ini adalah:
- ZC0004, dari 60.000 unit yang ditawarkan tidak ada yang dimenangkan pemerintah.
- ORI002, dari 5.000 unit yang ditawarkan tidak ada yang dimenangkan pemerintah.
- FR0012, dari 50.000 unit yang ditawarkan pemerintah memenangkan 50.000 unit.
- FR0024, dari 59.000 unit yang ditawarkan tidak ada yang dimenangkan pemerintah.
- FR0016, dari 48.000 unit yang ditawarkan tidak ada yang dimenangkan pemerintah.
- ORI003, dari 25.000 unit yang ditawarkan pemerintah memenangkan 25.000 unit.
- FR0022, dari 100.000 unit yang ditawarkan tidak ada yang dimenangkan pemerintah.
- FR0017, dari 4.000 unit yang ditawarkan pemerintah memenangkan 4.000 unit.
- ORI004, dari 135.000 unit yang ditawarkan tidak ada yang dimenangkan pemerintah.
- FR0018, dari 50.000 unit yang ditawarkan pemerintah memenangkan 50.000 unit.
- ZC0003, dari 70.000 unit yang ditawarkan pemerintah memenangkan 26.000 unit.
- FR0033, dari 50.000 unit yang ditawarkan tidak ada yang dimenangkan pemerintah.
- FR0019, dari 160.000 unit yang ditawarkan pemerintah memenangkan 50.000 unit.
- ORI005, dari 16.000 unit yang ditawarkan tidak ada yang dimenangkan pemerintah.
- FR0020, dari 406.000 unit yang ditawarkan pemerintah memenangkan 400.000 unit.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:42 WIB
3 Bulan Lagi Jatah BBM Subsidi di Kalimantan Habis
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
Kalimantan Minta Tambah Jatah BBM, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 11:30 WIB
Wah! Uang Perjalanan Dinas Dipakai PNS Untuk Tambahan THR
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Telat Laporkan Kinerja Keuangan, Bank Mutiara Diomelin Bursa
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
