Dirjen Pajak Ketar-Ketir Kejar Target Penerimaan
Rabu, 09/09/2009 10:25 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Realisasi penerimaan pajak sampai bulan Agustus 2009 mencapai Rp 304 triliun atau 57,62% dari target APBN-P 2009 yang sebesar Rp 528 triliun, namun Dirjen Pajak mengaku masih ketar-ketir mengejar target yang tinggal 4 bulan tersebut.
Demikian disampaikan oleh Dirjen Pajak M. Tjiptardjo ketika ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa malam (9/9/3009).
"Ini masih ketar ketir , masih ada empat bulan lagi, kita tidak boleh lengah, harus dipelototin. Artinya dari 20 kantor wilayah yang merah sekarang tinggal 9 yang merah kita kejar terus," tandasnya.
Jika memasukkan penerimaan PPh Migas, maka realisasi penerimaan pajak sampai Agustus 2009 mencapai 58,66% dari target APBN-P 2009 atau sebesar Rp 577 triliun.
Untuk dapat mengejar target penerimaan pajak tahun ini di tengah kondisi pasca krisis ekonomi global, Tjiptardjo mengatakan dirinya menekankan pada ekstensifikasi dan intensifikasi pajak.
Tjiptardjo mengatakan pembayaran pajak asosiasi-asosiasi masih rendah kepatuhannya, secara persentase tingkat kepatuhan pembayaran pajak asosiasi adalah sebesar 40%.
Sementara itu, untuk target penerimaan pajak tanpa PPh Migas untuk APBN 2010 Tjiptardjo mengatakan telah ditetapkan target sebesar Rp 611,22 triliun dan jika memasukkan penerimaan PPh Migas maka targetnya akan mencapai Rp 651,10 triliun.
(dnl/qom)
Demikian disampaikan oleh Dirjen Pajak M. Tjiptardjo ketika ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa malam (9/9/3009).
"Ini masih ketar ketir , masih ada empat bulan lagi, kita tidak boleh lengah, harus dipelototin. Artinya dari 20 kantor wilayah yang merah sekarang tinggal 9 yang merah kita kejar terus," tandasnya.
Jika memasukkan penerimaan PPh Migas, maka realisasi penerimaan pajak sampai Agustus 2009 mencapai 58,66% dari target APBN-P 2009 atau sebesar Rp 577 triliun.
Untuk dapat mengejar target penerimaan pajak tahun ini di tengah kondisi pasca krisis ekonomi global, Tjiptardjo mengatakan dirinya menekankan pada ekstensifikasi dan intensifikasi pajak.
Tjiptardjo mengatakan pembayaran pajak asosiasi-asosiasi masih rendah kepatuhannya, secara persentase tingkat kepatuhan pembayaran pajak asosiasi adalah sebesar 40%.
Sementara itu, untuk target penerimaan pajak tanpa PPh Migas untuk APBN 2010 Tjiptardjo mengatakan telah ditetapkan target sebesar Rp 611,22 triliun dan jika memasukkan penerimaan PPh Migas maka targetnya akan mencapai Rp 651,10 triliun.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:42 WIB
3 Bulan Lagi Jatah BBM Subsidi di Kalimantan Habis
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
Kalimantan Minta Tambah Jatah BBM, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 11:30 WIB
Wah! Uang Perjalanan Dinas Dipakai PNS Untuk Tambahan THR
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Telat Laporkan Kinerja Keuangan, Bank Mutiara Diomelin Bursa
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
