Pemerintah Pastikan Impor 180.000 Ton Gula Raw Sugar
Kamis, 10/09/2009 10:06 WIB
Jakarta - Pemerintah memastikan akan mengimpor raw sugar sebanyak 180.000 ton dalam waktu dekat. Raw sugar impor ini selanjutnya akan digiling menjadi gula putih oleh para pabrikan PTPN, untuk memanfaatkan kapasitas tidak terpakai di penghujung musim giling gula.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di sela-sela acara Bazar Lebaran di Departemen Perdagangan, Kamis (10/9/2009).
"Realisasinya tergantung, seperti saya sebutkan kemarin sebanyak 180.000 ton," katanya.
Mari menambahkan, izin impor raw sugar ini lebih diutamakan kepada pabrik gula milik PTPN dan sangat tergantung permintaan masing-masing pabrik. Sedangkan untuk pabrik gula swasta umumnya tidak mengalami kapasitas menganggur.
"Izin impor ini, tergantung permohonon, untuk memenuhi penghujung musim giling bulan Oktober sampai November ini," ujarnya.
Ia menegaskan izin impor 180.000 ton raw sugar ini, pada dasarnya hanyalah memanfaatkan kapasitas tidak terpakai di pabrik-pabrik gula PTPN. Khususny di penghujung dua bulan terakhir selama musim giling yaitu Oktober dan November.
"Mereka harus menyiapakan impornya dari sekarang ini," jelas Mari.
Sedangkan untuk izin impor tambahan gula rafinasi, pihak departemen perdagangan masih menunggu finalisasi dari kementerian menko perekonomian.
(hen/qom)
Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di sela-sela acara Bazar Lebaran di Departemen Perdagangan, Kamis (10/9/2009).
"Realisasinya tergantung, seperti saya sebutkan kemarin sebanyak 180.000 ton," katanya.
Mari menambahkan, izin impor raw sugar ini lebih diutamakan kepada pabrik gula milik PTPN dan sangat tergantung permintaan masing-masing pabrik. Sedangkan untuk pabrik gula swasta umumnya tidak mengalami kapasitas menganggur.
"Izin impor ini, tergantung permohonon, untuk memenuhi penghujung musim giling bulan Oktober sampai November ini," ujarnya.
Ia menegaskan izin impor 180.000 ton raw sugar ini, pada dasarnya hanyalah memanfaatkan kapasitas tidak terpakai di pabrik-pabrik gula PTPN. Khususny di penghujung dua bulan terakhir selama musim giling yaitu Oktober dan November.
"Mereka harus menyiapakan impornya dari sekarang ini," jelas Mari.
Sedangkan untuk izin impor tambahan gula rafinasi, pihak departemen perdagangan masih menunggu finalisasi dari kementerian menko perekonomian.
(hen/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
