Baru 1,5% Investor Menggunakan Investor Area
Kamis, 17/09/2009 16:40 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pengguna sistem investor area yang diluncurkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) 18 Juni 2009 lalu masih belum banyak diminati. Terhitung baru 1,5% investor yang mendaftarkan diri dalam investor area. Dari total investor yang tercatat di KSEI adalah 357.046, baru 5.584 yang mendaftarkan diri.
"Tujuan investor area ini sebenarnya menguntungkan investor. Karena mereka akan dapat mengecek data kepemilikan efek dalam bentuk sub rekening efek serta pergerakan efek miliknya yang ada di KSEI," jelas Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Risbadi Purbowo, di kantornya SCBD Jakarta hari Kamis (17/9/2009).
Risbadi menambahkan, sepinya investor yang mendaftarkan diri dalam investor area adalah karena tidak tersosialisasinya fasilitas ini melalui bank Kostudian dan perusahaan efek. "Mereka (bank Kustodian dan perusahaan efek) merasa tidak ada benefit langsung dengan membuka sub rekening efek," katanya.
Selama ini, menurut Risbadi, para investor hanya melihat pengerakan saham yang mereka miliki tanpa memantau apakah aset mereka yang tersimpan di KSEI terjaga atau tidak.
"Investor lebih mementingkan untung rugi dalam trading . Padahal aset mereka tidak terjaga,"ujar Risbadi.
Sudah saatnya para investor mengetahui akan pentingnya investor area, terlebih kondisi pasar sedang baik.
"Saat ekonomi buruk beberapa waktu lalu, investor mendesak KSEI untuk membuat investor area. Namun kondisi pasar bagus dan investor area sudah diberlakukan, investor dan para anggota bursa lupa," imbuhnya.
(dnl/dnl)
"Tujuan investor area ini sebenarnya menguntungkan investor. Karena mereka akan dapat mengecek data kepemilikan efek dalam bentuk sub rekening efek serta pergerakan efek miliknya yang ada di KSEI," jelas Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Risbadi Purbowo, di kantornya SCBD Jakarta hari Kamis (17/9/2009).
Risbadi menambahkan, sepinya investor yang mendaftarkan diri dalam investor area adalah karena tidak tersosialisasinya fasilitas ini melalui bank Kostudian dan perusahaan efek. "Mereka (bank Kustodian dan perusahaan efek) merasa tidak ada benefit langsung dengan membuka sub rekening efek," katanya.
Selama ini, menurut Risbadi, para investor hanya melihat pengerakan saham yang mereka miliki tanpa memantau apakah aset mereka yang tersimpan di KSEI terjaga atau tidak.
"Investor lebih mementingkan untung rugi dalam trading . Padahal aset mereka tidak terjaga,"ujar Risbadi.
Sudah saatnya para investor mengetahui akan pentingnya investor area, terlebih kondisi pasar sedang baik.
"Saat ekonomi buruk beberapa waktu lalu, investor mendesak KSEI untuk membuat investor area. Namun kondisi pasar bagus dan investor area sudah diberlakukan, investor dan para anggota bursa lupa," imbuhnya.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:42 WIB
3 Bulan Lagi Jatah BBM Subsidi di Kalimantan Habis
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
Kalimantan Minta Tambah Jatah BBM, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 11:30 WIB
Wah! Uang Perjalanan Dinas Dipakai PNS Untuk Tambahan THR
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
