Akuisisi Buma, DOID Jajaki Obligasi US$ 240 Juta
Kamis, 17/09/2009 17:16 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Delta Dunia Petroindo Tbk (DOID) sedang menjajaki kemungkinan menerbitkan obligasi hingga US$ 240 juta untuk mendanai akuisisi 99% saham PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma). Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham pada RUPS 30 September 2009.
"Pendanaan atas rencana akuisisi ini diperoleh dari penerbitan surat utang," ujar Presiden Direktur DOID, Gunawan Angkawibawa dalam jumpa pers di Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Kamis (17/9/2009).
DOID telah menandatangani pra perjanjian jual beli dengan Buma terkait rencana akuisisi tersebut. Buma merupakan kontraktor batubara peringkat dua terbesar di Indonesia dengan penguasaan pasar sebesar 19% di 2008.
Pada tahun 2008, Buma membukukan pendapatan Rp 6,764 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 228,505 miliar. Hingga April 2009, Buma telah membukukan penjualan Rp 2,02 triliun dan laba bersih Rp 237,017 miliar.
DOID akan mengambil alih 2,05 juta saham (99,99%) Buma di harga US$ 117 per saham. Skema pembelian adalah DOID akan membeli 1,947 juta saham dari PT Bukit Makmur Widya senilai US$ 228 juta dan 102.499 saham dari Johan Lensa senilai US$ 11,999 juta, serta Edy Suwarno akan membeli 1 saham milik Johan Lensa senilai US$ 117.
Total nilai akuisisi 99,99% saham Buma senilai US$ 240 juta. Harga penjualan akan dibayar pada tanggal penyelesaian (closing date) paling cepat pada 8 Oktober 2009 dan paling lambat pada 31 Oktober 2009.
Selain kebutuhan akuisisi senilai US$ 240 juta, DOID juga akan menanggung utang yang dimiliki oleh Buma senilai US$ 310 juta. Jika dihitung, total nilai akuisisi berikut utang Buma senilai US$ 550 juta.
"Untuk utang Buma yang US$ 310 juta, kami akan melakukan refinancing (pembiayaan kembali) dengan mencari pinjaman bank," ujarnya.
Gunawan mengatakan, dengan akuisisi ini, DOID akan beralih fokus usaha dari sektor properti menjadi sektor pertambangan. Setelah akuisisi, Buma akan menyumbangkan pendapatan sebesar 90% dari total pendapatan DOID.
(dro/dro)
"Pendanaan atas rencana akuisisi ini diperoleh dari penerbitan surat utang," ujar Presiden Direktur DOID, Gunawan Angkawibawa dalam jumpa pers di Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Kamis (17/9/2009).
DOID telah menandatangani pra perjanjian jual beli dengan Buma terkait rencana akuisisi tersebut. Buma merupakan kontraktor batubara peringkat dua terbesar di Indonesia dengan penguasaan pasar sebesar 19% di 2008.
Pada tahun 2008, Buma membukukan pendapatan Rp 6,764 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 228,505 miliar. Hingga April 2009, Buma telah membukukan penjualan Rp 2,02 triliun dan laba bersih Rp 237,017 miliar.
DOID akan mengambil alih 2,05 juta saham (99,99%) Buma di harga US$ 117 per saham. Skema pembelian adalah DOID akan membeli 1,947 juta saham dari PT Bukit Makmur Widya senilai US$ 228 juta dan 102.499 saham dari Johan Lensa senilai US$ 11,999 juta, serta Edy Suwarno akan membeli 1 saham milik Johan Lensa senilai US$ 117.
Total nilai akuisisi 99,99% saham Buma senilai US$ 240 juta. Harga penjualan akan dibayar pada tanggal penyelesaian (closing date) paling cepat pada 8 Oktober 2009 dan paling lambat pada 31 Oktober 2009.
Selain kebutuhan akuisisi senilai US$ 240 juta, DOID juga akan menanggung utang yang dimiliki oleh Buma senilai US$ 310 juta. Jika dihitung, total nilai akuisisi berikut utang Buma senilai US$ 550 juta.
"Untuk utang Buma yang US$ 310 juta, kami akan melakukan refinancing (pembiayaan kembali) dengan mencari pinjaman bank," ujarnya.
Gunawan mengatakan, dengan akuisisi ini, DOID akan beralih fokus usaha dari sektor properti menjadi sektor pertambangan. Setelah akuisisi, Buma akan menyumbangkan pendapatan sebesar 90% dari total pendapatan DOID.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:42 WIB
3 Bulan Lagi Jatah BBM Subsidi di Kalimantan Habis
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
Kalimantan Minta Tambah Jatah BBM, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 11:30 WIB
Wah! Uang Perjalanan Dinas Dipakai PNS Untuk Tambahan THR
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
