Pendapatan Bea Keluar Masih Melempem
Kamis, 24/09/2009 13:12 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pendapatan Bea Keluar (BK) hingga pertengahan bulan September 2009 belum menunjukan tanda-tanda yang menggembirakan seiring dengan penurunan ekspor. Hingga tanggal 15 September 2009, realisasi penerimaan bea keluar hanya mencapai 36,39% dari target APBNP 2009.
Demikian data yang diperoleh dari situs resmi Direktorat Bea dan Cukai yang dikutip detikFinance , Kamis (24/9/2009)
Padahal dalam APBN-P 2009 target penerimaan bea keluar dipatok hingga Rp 1,399 triliun, sedangkan pada posisi 15 September baru mencapai Rp 509,256 miliar saja.
Terpuruknya penerimaan bea keluar saat ini tidak terlepas dari selalu nol persennya penetapan bea keluar produk sawit mentah (CPO) selama beberapa bulan terakhir yang belum bergerak dari angka tersebut.
Hal ini disebabkan karena harga CPO internasional masih di bawah US$ 700 per ton. Padahal produk CPO dan turunannya termasuk penyumbang signifikan dari penerimaan negara dari bea keluar.
Sementara itu, Bea Cukai juga mencatat untuk penerimaan negara dari Bea Masuk justru menunjukan geliat yang signifikan.
Pada periode yang sama realisasi penerimaan Bea Masuk mencapai Rp 12,586 triliun atau mencapai 78,06% dari target APBN-P 2009 yang mencapai Rp 16,123 triliun.
Sedangkan untuk penerimaan cukai realisasinya sebesar 71,70% dari target APBN-P 2009 sebesar Rp 54,545 triliun atau mencapai Rp 39,108 triliun.
(hen/dnl)
Demikian data yang diperoleh dari situs resmi Direktorat Bea dan Cukai yang dikutip detikFinance , Kamis (24/9/2009)
Padahal dalam APBN-P 2009 target penerimaan bea keluar dipatok hingga Rp 1,399 triliun, sedangkan pada posisi 15 September baru mencapai Rp 509,256 miliar saja.
Terpuruknya penerimaan bea keluar saat ini tidak terlepas dari selalu nol persennya penetapan bea keluar produk sawit mentah (CPO) selama beberapa bulan terakhir yang belum bergerak dari angka tersebut.
Hal ini disebabkan karena harga CPO internasional masih di bawah US$ 700 per ton. Padahal produk CPO dan turunannya termasuk penyumbang signifikan dari penerimaan negara dari bea keluar.
Sementara itu, Bea Cukai juga mencatat untuk penerimaan negara dari Bea Masuk justru menunjukan geliat yang signifikan.
Pada periode yang sama realisasi penerimaan Bea Masuk mencapai Rp 12,586 triliun atau mencapai 78,06% dari target APBN-P 2009 yang mencapai Rp 16,123 triliun.
Sedangkan untuk penerimaan cukai realisasinya sebesar 71,70% dari target APBN-P 2009 sebesar Rp 54,545 triliun atau mencapai Rp 39,108 triliun.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
