Bank Century Akan Menjelma Jadi Bank Mutiara
Jumat, 25/09/2009 11:30 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Bank Century Tbk pada awal Oktober 2009 akan berganti nama jadi Bank Mutiara dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa kepercayaan baru kepada nasabah.
Demikian dikatakan Direktur Bank Century Benny Purnomo ketika ditemui di bilangan Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2009).
"Awal Oktober nanti kita akan segera melakukan rebranding , salah satunya dengan mengubah nama dari Bank Century menjadi Bank Mutiara," ujarnya.
Benny mengatakan usaha mengubah nama ini diyakini dapat menimbulkan rasa kepercayan baru kepada nasabah dan masyarakat akan Bank Century sebagai bank yang sudah kembali sehat.
Fokus bisnis Bank Mutiara nantinya akan menyasar sektor trade financing dan multifinance. "70% ke trade finance , trading -nya macam-macam, pokoknya pedagang di segala bidang," ujarnya.
Selain itu, Benny menuturkan tahun depan bank yang dimiliki oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini akan membuka 5 kantor cabang baru di Semarang, Bandung, Pontianak, dan Kalimantan.
Produk-produk yang diandalkan tetap berupa produk-produk tabungan, giro, dan deposito. "Deposito di valas atau bank note itu jadi unggulan, karena dari situ kita hasilkan fee based income yang besar yaitu Rp 1 miliar per bulan dari bank note ," tutupnya.
(dnl/dnl)
Demikian dikatakan Direktur Bank Century Benny Purnomo ketika ditemui di bilangan Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2009).
"Awal Oktober nanti kita akan segera melakukan rebranding , salah satunya dengan mengubah nama dari Bank Century menjadi Bank Mutiara," ujarnya.
Benny mengatakan usaha mengubah nama ini diyakini dapat menimbulkan rasa kepercayan baru kepada nasabah dan masyarakat akan Bank Century sebagai bank yang sudah kembali sehat.
Fokus bisnis Bank Mutiara nantinya akan menyasar sektor trade financing dan multifinance. "70% ke trade finance , trading -nya macam-macam, pokoknya pedagang di segala bidang," ujarnya.
Selain itu, Benny menuturkan tahun depan bank yang dimiliki oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini akan membuka 5 kantor cabang baru di Semarang, Bandung, Pontianak, dan Kalimantan.
Produk-produk yang diandalkan tetap berupa produk-produk tabungan, giro, dan deposito. "Deposito di valas atau bank note itu jadi unggulan, karena dari situ kita hasilkan fee based income yang besar yaitu Rp 1 miliar per bulan dari bank note ," tutupnya.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:42 WIB
3 Bulan Lagi Jatah BBM Subsidi di Kalimantan Habis
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
Kalimantan Minta Tambah Jatah BBM, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 11:30 WIB
Wah! Uang Perjalanan Dinas Dipakai PNS Untuk Tambahan THR
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
