BPK: Gara-gara Century Kita Nggak Lebaran
Jumat, 25/09/2009 12:23 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini memang tengah dikejar batas waktu untuk melakukan audit investigasi terhadap proses bailout atau penyelamatan Bank Century yang memakan dana Rp 6,7 triliun.
Ketua BPK Anwar Nasution mengatakan, BPK dihadapi dengan waktu yang singkat untuk bisa mengungkap kewajaran proses penyelamatan bank ini.
"Audit Century sedang difinalisasi. Gara-gara Century kita nggak lebaran. Semua Tim Century termasuk ketuanya nggak lebaran karena memburu waktu. waktunya singkat kita upayakan terus," tuturnya saat ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/9/2009).
Anwar menuturkan prose pemeriksaan bank Century saat ini berlangsung cukup baik. "Dalam arti kita melakukan pemeriksaan pada BI, KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan), LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), Bank Century, dan Bapepam. Saya kira tidak ada hal yang menghambat," jelasnya.
Waktu yang singkat ini menjadi masalah buat BPK karena akan sulit untuk melakukan cek dan ricek terhadap semua informasi yang ada. BPK memang harus menyelesaikian audit ini sebelum masa tugas DPR sekarang habis pada Oktober.
"Bank Bali dulu mahal sekali ongkosnya dan waktunya panjang. Itu yang kita tidak punya sekarang. Tapi dari pemeriksaan cukup baik. Semua kooperatif, diharapkan kita bisa menyampaikan laporannya," katanya.
Anwar mengakui, pelaksanaan audit investigatif terhadap Bank Century ini dilakukan atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan juga DPR. "Tidak ada komunikasi dengan pemerintah soal ini. Jadi audit ini dilakukan atas permintaan KPK dan DPR," tegasnya.
"Tim audit Century terdiri dari 20 orang tapi satu berhenti karena mau bercerai. Sebelum saya pergi (habis masa jabatan), saya akan kasih penghargaan kepada 20 orang ini, saya usulkan supaya naik pangkat," tandasnya.
(dnl/dnl)
Ketua BPK Anwar Nasution mengatakan, BPK dihadapi dengan waktu yang singkat untuk bisa mengungkap kewajaran proses penyelamatan bank ini.
"Audit Century sedang difinalisasi. Gara-gara Century kita nggak lebaran. Semua Tim Century termasuk ketuanya nggak lebaran karena memburu waktu. waktunya singkat kita upayakan terus," tuturnya saat ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/9/2009).
Anwar menuturkan prose pemeriksaan bank Century saat ini berlangsung cukup baik. "Dalam arti kita melakukan pemeriksaan pada BI, KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan), LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), Bank Century, dan Bapepam. Saya kira tidak ada hal yang menghambat," jelasnya.
Waktu yang singkat ini menjadi masalah buat BPK karena akan sulit untuk melakukan cek dan ricek terhadap semua informasi yang ada. BPK memang harus menyelesaikian audit ini sebelum masa tugas DPR sekarang habis pada Oktober.
"Bank Bali dulu mahal sekali ongkosnya dan waktunya panjang. Itu yang kita tidak punya sekarang. Tapi dari pemeriksaan cukup baik. Semua kooperatif, diharapkan kita bisa menyampaikan laporannya," katanya.
Anwar mengakui, pelaksanaan audit investigatif terhadap Bank Century ini dilakukan atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan juga DPR. "Tidak ada komunikasi dengan pemerintah soal ini. Jadi audit ini dilakukan atas permintaan KPK dan DPR," tegasnya.
"Tim audit Century terdiri dari 20 orang tapi satu berhenti karena mau bercerai. Sebelum saya pergi (habis masa jabatan), saya akan kasih penghargaan kepada 20 orang ini, saya usulkan supaya naik pangkat," tandasnya.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
