Incar Nasabah, Century Patok Bunga Deposito Tinggi
Jumat, 25/09/2009 16:46 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Bank Century Tbk (Century) yang akan segera berganti nama menjadi PT Bank Mutiara pada bulan Oktober 2009 nanti masih akan mematok suku bunga deposito tinggi, di kisaran 10%. Hal ini dilakukan manajemen untuk menggali sumber dana yang memang difokuskan perolehannya pada dana mahal atau deposito.
"Sampai saat ini suku bunga deposito Century berada di kisaran 8% hingga 10% dan hal ini masih akan terus kita lakukan untuk menggali sumber dana pihak ketiga (DPK) yang memang 80% dari deopsito," ujar Direktur Century, Benny Purnomo ketika ditemui di kawasan Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (25/09/2009).
Dikatakannya, ini merupakan usaha Century saat ini dan sampai dengan semester I-2009 ketika sudah berganti nama menjadi Bank Mutiara akan tetap dipatok suku bunga dikisaran tersebut.
"Kita memang masih fokus kepada perolehan DPK di deposito, dan memang kita belum bisa mengikuti bank-bank besar lain karena baru saja dalam proses pemulihan, mungkin di semester II nanti akan disesuaikan. Karena memang tidak bisa sepenuuhnya fokus ke dana mahal, harus bergerak ke dana murah," papar Benny.
Proses rebranding yang menjadi bagian dari bussines plan Bank Century, menurut Benny dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan nasabah dan menggali DPK baru.
"Ini sudah menjadi rencana kita, dan pada bulan Oktober nanti akan direalisasikan," jelasnya.
Ia menjelaskan ada tiga fase tahapan setelah penyelamatan Bank Century oleh pemerintah.
"Ada tiga fase, yakni survival pada bulan Februari 2009 dan sudah kita lakukan, kemudian building the fondation dan focusing bussines di tahun depan," jelasnya.
Dikatakannya, proses rebranding ini merupakan bagian dari fase kedua yaitu Building The Fondation yang akan dilakukan sampai dengan bulan Desember 2009.
Saat ini, lanjut Benny, Bank Century sudah tumbuh dengan baik, bulan Agustus 2009, total aset Bank Century dari Desember 2008 Rp 5,5 triliun menjadi Rp 6,9 triliun.
"Fokus bisnis Century atau Bank Mutiara kedepannya yaitu di nasabah ritel. Banyak pedagang multifinance dan trading atau sekitar 70 persen fokusnya kesana," tegasnya.
Selain itu, Benny menambahkan produk-produk selain deposito akan dikembangakan. "Yakni seperti biasa tabungan berhadiah, dan giro," pungkasnya.
(dru/dro)
"Sampai saat ini suku bunga deposito Century berada di kisaran 8% hingga 10% dan hal ini masih akan terus kita lakukan untuk menggali sumber dana pihak ketiga (DPK) yang memang 80% dari deopsito," ujar Direktur Century, Benny Purnomo ketika ditemui di kawasan Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (25/09/2009).
Dikatakannya, ini merupakan usaha Century saat ini dan sampai dengan semester I-2009 ketika sudah berganti nama menjadi Bank Mutiara akan tetap dipatok suku bunga dikisaran tersebut.
"Kita memang masih fokus kepada perolehan DPK di deposito, dan memang kita belum bisa mengikuti bank-bank besar lain karena baru saja dalam proses pemulihan, mungkin di semester II nanti akan disesuaikan. Karena memang tidak bisa sepenuuhnya fokus ke dana mahal, harus bergerak ke dana murah," papar Benny.
Proses rebranding yang menjadi bagian dari bussines plan Bank Century, menurut Benny dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan nasabah dan menggali DPK baru.
"Ini sudah menjadi rencana kita, dan pada bulan Oktober nanti akan direalisasikan," jelasnya.
Ia menjelaskan ada tiga fase tahapan setelah penyelamatan Bank Century oleh pemerintah.
"Ada tiga fase, yakni survival pada bulan Februari 2009 dan sudah kita lakukan, kemudian building the fondation dan focusing bussines di tahun depan," jelasnya.
Dikatakannya, proses rebranding ini merupakan bagian dari fase kedua yaitu Building The Fondation yang akan dilakukan sampai dengan bulan Desember 2009.
Saat ini, lanjut Benny, Bank Century sudah tumbuh dengan baik, bulan Agustus 2009, total aset Bank Century dari Desember 2008 Rp 5,5 triliun menjadi Rp 6,9 triliun.
"Fokus bisnis Century atau Bank Mutiara kedepannya yaitu di nasabah ritel. Banyak pedagang multifinance dan trading atau sekitar 70 persen fokusnya kesana," tegasnya.
Selain itu, Benny menambahkan produk-produk selain deposito akan dikembangakan. "Yakni seperti biasa tabungan berhadiah, dan giro," pungkasnya.
(dru/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:42 WIB
3 Bulan Lagi Jatah BBM Subsidi di Kalimantan Habis
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
Kalimantan Minta Tambah Jatah BBM, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 11:30 WIB
Wah! Uang Perjalanan Dinas Dipakai PNS Untuk Tambahan THR
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
