detikfinance

Gardu PLN Kembangan Terbakar, Listrik Hanya Padam 1 Jam

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Minggu, 27/09/2009 11:27 WIB
ilustrasi
Jakarta -

Terbakarnya gardu PLN Kembangan Selatan, Jakarta Barat hanya menyebabkan pemadaman selama satu jam di sebagian besar wilayah Tangerang dan Jakarta Barat.

“Tadi hanya padam satu jam karena ada kehilangan tegangan, setelah itu dinyalakan lagi,” ujar General Manager PT PLN Disjaya dan Tangerang Purnomo Willy saat berbincang dengan detikFinance, Minggu (27/9/2009).

Purnomo menjelaskan, untuk sementara pasokan listrik untuk wilayah tersebut akan dialihkan dari sistem lainnya seperti sistem Gandul dan Muara Karang.

Kita upayakan untuk melakukan manuver dari sana. Lagi pula saat ini kan beban masih belum tinggi karena sebagian besar pabrik dan perkantorankan belum beroperasi, jadi tidak padam,” ungkapnya.

Purnomo menyatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk mencari tahu apa penyebab dari terbakarnya gardu tersebut.

Kami masih meneliti apa penyebab kebakaran tersebut,” kata Purnomo.

Ia menambahkan, petugas-petugas transmisi PLN juga akan segera mengganti satu unit trafo yang terbakar. “Diperkirakan dibutuhkan waktu satu minggu untuk gardu ini bisa beroperasi normal,” tandasnya.

 


(epi/nrl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.