detikfinance

Bank Century Susah Rekrut Karyawan Baru

Nurul Qomariyah - detikfinance
Rabu, 30/09/2009 10:07 WIB
http://us.images.detik.com/content/2009/09/30/5/Pengumuman-dalam.jpg
Jakarta - Sekitar 10% atau 150 orang karyawan Bank Century memilih mengundurkan diri setelah adanya peralihan manajemen ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Untuk menutup jumlah karyawan yang mengundurkan diri tersebut, Bank Century pun harus melakukan rekrutmen karyawan baru.

Namun sayangnya, Bank Century cukup kesulitan untuk mendapatkan karyawan baru. Menurut Direktur Kepatuhan dan HRD Bank Century, Erwin Prasetyo, sulitnya Bank Century mendapatkan karyawan baru disebabkan karena berbagai kasus yang sempat melanda bank yang pernah gagal bayar tersebut.

Menurutnya, Bank Century baru berhasil merekrut setengah dari jumlah karyawan yang mengundurkan diri. Sebagai catatan, Bank Century kini memiliki sekitar 1.500 karyawan, sehingga yang mengundurkan diri mencapai sekitar 150 orang.

"Kita memang ada kesulitan mencari karyawan baru," ujar Erwin dalam perbincangannya dengan detikFinance, Selasa (29/9/2009).

Mengenai banyaknya karyawan yang mengundurkan diri, Erwin mengatakan sebagian beralasan tidak merasa terjamin dan khawatir bank tersebut ditutup setelah terjadinya kisruh pada akhir tahun 2008 lalu.

"Mereka takut bank ini nanti mau ditutup. Ini terutama yang masih muda," ungkapnya.

Sebagian karyawan yang mengundurkan tersebut juga umumnya adalah wanita. Saat ini 60-70% karyawan Bank Century adalah wanita.

"Mereka mungkin jenuh dan memilih mengurus anaknya setelah kejadian kemarin," tambahnya.

Terkait karyawan yang kabarnya dipaksa mengundurkan diri oleh tekanan manajemen, Erwin menegaskan hal itu berkaitan dengan target yang sudah disepakati sesuai kontrak. Hal itu umumnya terjadi pada karyawan bagian marketing.

"Kita tidak menyuruh mereka keluar, tapi memang sesuai kontrak ada target sekian yang harus dipenuhi. Tidak ada pressure, yang ada kita targetkan pencarian dana lebih kencang," tambahnya lagi.

Bank Century secara resmi diambil alih LPS pada 21 November 2008. Pengambilalihan bank tersebut oleh lembaga pemerintah ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan keamanan dan kualitas pelayanan bagi para nasabah.

Pengambilalihan itu dilakukan setelah sebelumnya bank tersebut mengalami gagal kliring. Sementara pemegang saham Bank Century sebelum diambil alih LPS adalah:

  • Clearstream Banking S.A Luxembourg 11,5%
  • First Gulf Asia Holdings Limited (d/h Chinkara Capital Limited) 9,55%
  • PT Century Mega Investindo 9%
  • PT Antaboga Delta Sekuritas 7,44%
  • PT Century Super Investindo 5,64%
  • Lain-lain kurang dari 5% sebesar 57,21%.
 



(qom/qom)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA