detikfinance

Sri Mulyani Tantang DPR Buka-bukaan Soal Century

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 30/09/2009 19:20 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian makin 'risih' dengan berbagai spekulasi yang muncul dari kalangan DPR terkait laporan awal audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai bailout Bank Century yang menelan Rp 6,7 triliun.

"Kami ingin dinyatakan secara gamblang dan rinci supaya tidak terjadi hasutan pencemaran nama baik. Selama ini seolah-olah dimunculkan dalam berita dan paparan publik pemberitaan yang tidak baik dan dibeberkan dalam paparan publik," tandasnya dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (19/9/2009).

Sri mulyani mengatakan, dirinya tidak mau timbul spekulasi di kalangan masyarakat mengenai pihak-pihak yang dianggap melakukan pelanggaran dalam keputusan bailout Bank Century.

"Kita mengharapkan seluruh pihak itu tidak berspekulasi, jadi ada bukti dan data, apalagi itukan data dari BPK maka harus buka-bukaan. Siapa yang melakukan tindak pidana, kapan, sehingga tidak menimbulkan suasana yang dapat menimbulkan spekulasi yang tidak perlu. Jika ada indikasi korupsi kami senang jika segera ditangani," paparnya.

Selain itu, Sri Mulyani menegaskan, jika memang benar dalam rekomendasi Komisi XI DPR dikatakan adanya pidana penyelewengan dalam proses bailout Bank Century, maka dirinya mendorong agar dilakukan penyelidikan secepatnya.

"Saya selaku Menteri Keuangan mendorong agar pidana tersebut dapat diselesaikan secara secepatnya dan transparan dengan menggunakan koridor hukum," tegasnya.

Menurutnya Komisi XI jangan asal ngomong adanya tindakan pidana, tapi harus dijelaskan kapan terjadinya, siapa yang melakukan dan dalam kapasitas apa, siapa yang terlibat dan bertanggung jawab.

"Dan jika merugikan dana negara, apakah dana masyarakat, nasabah, atau LPS itu harus dijelaskan. Kami ingin dinyatakan secara glambang dan rinci supaya tidak terjadi hasutan pencemaran nama baik," cetusnya.


(dnl/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.