detikfinance

Laporan Audit BPK (2)

Keuangan Negara Digerogoti Praktek Perbankan Tak Sehat Century

- detikfinance
Rabu, 30/09/2009 20:12 WIB
Jakarta - Hasil audit interim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas upaya penyelamatan Bank Century mengungkap berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh bank yang sempat gagal kliring tersebut. Praktek-praktek itu sangat merugikan bank dan berpotensi membebani keuangan negara.

Demikian terungkap dari hasil audit interim BPK atas Bank Century yang diterima detikFinance , Rabu (30/9/2009). Hasil audit BPK tersebut termuat dalam laporan 8 halaman.

Dalam poin kedua hasil audit, BPK menyatakan adanya pelanggaran-pelanggaran dalam operasi perbankan Bank Century yang berpotensi membebani keuangan negara.

Terdapat indikasi praktik-praktik operasi perbankan di Bank Century yang tidak sehat yang merugikan bank dan berpotensi membebani keuangan negara yaitu:
  1. Penggelapan hasil penjualan surat-surat berharga Bank Century oleh pihak terkait senilai US$ 7 juta.
  2. Hasil penjualan surat-surat berharga sebesar US$ 30,28 miliar dijadikan jaminan pengambilan kredit oleh pihak terkait (FGAH) dan karena kreditnya macet, maka dana hasil penjualan surat-surat berharga milik Bank Century tersebut di set-off oleh bank.
  3. Pemberian kredit fiktif senilai Rp 397,97 miliar kepada pihak terkait dan pemberian L/C fiktif sebesar US$ 75,5 juta.
  4. Surat-surat berharga milik Bank Century senilai US$ 45 juta yang telah jatuh tempo tidak diterima hasilnya oleh Bank Century karena surat berharga tersebut masih dikuasai oleh salah satu pemegang saham.
  5. Manajemen Bank Century diduga melakukan pengeluaran biaya-biaya fiktif senilai Rp 209,80 miliar dan US$ 4,72 juta sejak tahun 2004 hingga Oktober 2008.


(/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.