detikfinance

Rupiah Tak Luput dari Koreksi

Nurul Qomariyah - detikfinance
Jumat, 02/10/2009 09:31 WIB
Jakarta - Setelah menguat cukup tajam, koreksi mulai menghampiri rupiah. Namun pelemahan rupiah diprediksi tidak terlalu lebar karena investor masih prefer memburu aset-aset lokal.

Pada perdagangan Jumat (2/10/2009), rupiah dibuka melemah tipis ke 9.660 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.625 per dolar AS.

Sentimen negatif datang dari pasar saham yang sedang mengalami kemerosotan. Bursa Wall Street tadi malam terpuruk akibat angka pengangguran yang meningkat pada September.

Merosotnya pasar saham itu membuat dolar kembali mendapatkan momentum penguatannya lagi. Data ekonomi yang tidak menggembirakan itu membuat investor kembali memburu aset-aset yang aman.

Pada perdagangan di pasar global, euro melemah ke 1,4543 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4667 dolar. Namun dolar AS melemah atas yen ke level 89,61 yen, dibandingkan sebelumnya di level 89,66 yen.

"Pemulihan ekonomi AS tidak terlalu berarti jika tidak disertai dengan belanja konsumen dan angka pengangguran. Sehingga laporan soal pasar tenaga kerja menjadi sangat penting untuk memvalidasi spekulasi bahwa perekonomian AS akan kembali positif pada kuartal terakhir," ujar Kathy Lien, analis dari Global Forex Trading seperti dikutip dari AFP.



(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.