detikfinance

Gempa di Padang

44 Gardu Listrik Kembali Normal

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Jumat, 02/10/2009 10:44 WIB
Foto: dok detikcom
Jakarta - Hingga pukul 23.00 Wib, 44 gardu listrik kota Padang kembali normal. Saat ini, petugas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengerjakan perbaikan pada jaringan dan trafo distribusi yang roboh.

Lokasi-lokasi yang sudah normal yaitu RSUD M. Djamil, area protokol Jalan Sudirman,
Jalan Jati, Tan malaka dan sekitarnya, kantor Gubernur Sumbar, Koto Tingga, BKLI, arah bandara dan Indarung, komplek perumahan Kampus Univertas Andalas, Tapakis Lubuk
Alung , kantor DPRD Sumbar, Jalan Khatib Sulaiman dan Padang baru, Korem, RRI, dan
lampu penerangan jalan.

"Hari ini proses pemulihan pasokan listrik dibantu oleh 160 petugas PLN dari
berbagai daerah," ungkap Direktur Utama PT PLN Persero, Fahmi Mochtar dalam pesan
singkatnya, Jumat (2/10/2009).

Fahmi menyatakan, 160 petugas tersebut akan melanjutkan rehabilitasi jaringan yang
roboh. Petugas-petugas berasal dari PLN Riau, Jambi, Bengkulu, Sibolga, Rantau
Prapat, Padang Sidempuan, Lampung, Jawa Barat, Jakarta, dan Tangerang.

Sementara itu, kata Vice Presiden Communication PT Pertamina Basuki Trikora Putra
menyatakan, sejak tadi malam 14 SPBU sudah mulai beroperasi di kota Padang dan
sekitarnya.



(epi/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.