Gempa Sumbar dan Jambi Berpotensi Hambat Ekspor CPO
Jumat, 02/10/2009 16:10 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Gempa yang terjadi di Sumatera Barat dan Jambi berpotensi menghambat ekspor produk sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di dua wilayah tersebut. Terutama jika jalur-jalur distribusi ke arah pelabuhan laut mengalami hambatan.
"Mungkin terganggu, jika jalur ke Pelabuhan Teluk Bayur terhambat. Terutama dari dari wilayah perkebunan di Sumatera Barat ke pelabuhan," kata Sekretaris Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (2/10/2009).
Ia mengatakan, biasanya produksi sawit kawasan Sumatera Barat dan Jambi diekspor melalui Pelabuhan Teluk Bayur Sumatera Barat. Namun kata dia, produksi sawit di kawasan Sumbar dan Jambi tidak terlalu banyak.
"Kalau jalan rusak pasti terganggu," ucapnya.
Sementara itu Ketua Agrobisnis Gapki Chairul Muluk mengatakan, sampai saat ini ia belum menerima data terkait potensi gangguan ekspor tersebut. Namun jika dari laporan gangguan distribusi yang telah disampaikan di beberapa media, potensi tersebut sangat mungkin terjadi.
Sampai saat ini, perkebunan kelapa sawit di Sumatera Barat mencapai 320.281 hektar dengan produksi CPO sebanyak 978.845 ton per tahun. Sedangkan Jambi memiliki luas perkebunan sawit seluas 508.027 hektar dengan produksi CPO sebanyak 1,212 juta ton per tahun.
(hen/ang)
"Mungkin terganggu, jika jalur ke Pelabuhan Teluk Bayur terhambat. Terutama dari dari wilayah perkebunan di Sumatera Barat ke pelabuhan," kata Sekretaris Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (2/10/2009).
Ia mengatakan, biasanya produksi sawit kawasan Sumatera Barat dan Jambi diekspor melalui Pelabuhan Teluk Bayur Sumatera Barat. Namun kata dia, produksi sawit di kawasan Sumbar dan Jambi tidak terlalu banyak.
"Kalau jalan rusak pasti terganggu," ucapnya.
Sementara itu Ketua Agrobisnis Gapki Chairul Muluk mengatakan, sampai saat ini ia belum menerima data terkait potensi gangguan ekspor tersebut. Namun jika dari laporan gangguan distribusi yang telah disampaikan di beberapa media, potensi tersebut sangat mungkin terjadi.
Sampai saat ini, perkebunan kelapa sawit di Sumatera Barat mencapai 320.281 hektar dengan produksi CPO sebanyak 978.845 ton per tahun. Sedangkan Jambi memiliki luas perkebunan sawit seluas 508.027 hektar dengan produksi CPO sebanyak 1,212 juta ton per tahun.
(hen/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Sesi I
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
