Cadangan Beras di Sumbar Cukup Untuk 3 Bulan
Jumat, 02/10/2009 18:10 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Cadangan beras di Sumatera Barat masih cukup sampai tiga bulan, dan diharapkan akan cukup untuk memenuhi ketahanan pangan di Sumatera Barat lebih dari 3 bulan.
Hal ini disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisna Murthi di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (2/10/2009).
Menurut Bayu, stok beras baik dari Bulog maupun non-Bulog masih bisa memenuhi ketahanan pangan di Sumatera Barat lebih dari 3 bulan. Persediaan tersebut masih bisa dipenuhi Sumbar karena Sumbar juga merupakan penghasil beras di Sumatera.
Permasalahannya saat ini, tambah Bayu, distribusi produk lain yang dibutuhkan masyarakat Sumbar dari daerah lain, seperti susu anak. Hal ini disebabkan terputusnya akses untuk mencapai lokasi gempa. Namun, Bayu menambahkan bahwa pihaknya telah mendengar sudah dikrim satu kapal yang membawa bantuan pangan
"Sekarang situasinya masih rescue . Tapi saya dengar sudah dikirim satu kapal untuk membawa bantuan pangan.klo beras tidak ada masalah," jelas Bayu.
Pemerintah belum bisa menentukan perhitungan awal mengenai bantuan yang diperlukan. Hal ini terkait dengan banyaknya bangunan publik yang hancur karena gempa di Sumatera Barat tersebut.
Berbeda dengan gempa di Jogja yang bantuannya difokuskan pada perumahan. Namun, diharapkan dalam waktu 10 hari sampai 2 minggu, perhitungan tersebut bisa diselesaikan.
Mengenai akses distribusi barang dari Sumbar ke daerah lain, Bayu menjelaskan akan dicarikan alternatif lain agar barang-barang produksi Sumbar bisa digantikan barang daerah lain agar pasokan barang tersebut tetap tersedia di daerah penerimanya.
Untuk gempa di Jambi, Bayu menyatakan bahwa pasokan akan tetap diberikan. Sepertinya tidak ada masalah yang signifikan karena gempa di Jambi tidak mengganggu akses ke sana. Hal ini berbeda dengan Sumbar.
"Yang penting adalah akses. Jambi aksesnya masih baik," ungkap Bayu.
(nia/dnl)
Hal ini disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisna Murthi di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (2/10/2009).
Menurut Bayu, stok beras baik dari Bulog maupun non-Bulog masih bisa memenuhi ketahanan pangan di Sumatera Barat lebih dari 3 bulan. Persediaan tersebut masih bisa dipenuhi Sumbar karena Sumbar juga merupakan penghasil beras di Sumatera.
Permasalahannya saat ini, tambah Bayu, distribusi produk lain yang dibutuhkan masyarakat Sumbar dari daerah lain, seperti susu anak. Hal ini disebabkan terputusnya akses untuk mencapai lokasi gempa. Namun, Bayu menambahkan bahwa pihaknya telah mendengar sudah dikrim satu kapal yang membawa bantuan pangan
"Sekarang situasinya masih rescue . Tapi saya dengar sudah dikirim satu kapal untuk membawa bantuan pangan.klo beras tidak ada masalah," jelas Bayu.
Pemerintah belum bisa menentukan perhitungan awal mengenai bantuan yang diperlukan. Hal ini terkait dengan banyaknya bangunan publik yang hancur karena gempa di Sumatera Barat tersebut.
Berbeda dengan gempa di Jogja yang bantuannya difokuskan pada perumahan. Namun, diharapkan dalam waktu 10 hari sampai 2 minggu, perhitungan tersebut bisa diselesaikan.
Mengenai akses distribusi barang dari Sumbar ke daerah lain, Bayu menjelaskan akan dicarikan alternatif lain agar barang-barang produksi Sumbar bisa digantikan barang daerah lain agar pasokan barang tersebut tetap tersedia di daerah penerimanya.
Untuk gempa di Jambi, Bayu menyatakan bahwa pasokan akan tetap diberikan. Sepertinya tidak ada masalah yang signifikan karena gempa di Jambi tidak mengganggu akses ke sana. Hal ini berbeda dengan Sumbar.
"Yang penting adalah akses. Jambi aksesnya masih baik," ungkap Bayu.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Sesi I
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
