detikfinance

Rupiah Makin Garang

Nurul Qomariyah - detikfinance
Senin, 05/10/2009 08:58 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah meneruskan penguatannya dan kini menembus level 9.500-an per dolar AS. Investor asing terus melepas dolar AS dan memburu portofolio lokal.

Pada perdagangan Senin (5/10/2009), rupiah dibuka menguat tajam ke level 9.575 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.645 per dolar AS.

Investor kini cenderung melepas dolar AS mengikuti tren pelemahan di pasar global. Keputusan Bank Indonesia (BI) soal BI Rate siang ini akan menjadi fokus utama investor. Namun diperkirakan BI tidak akan mengubah BI Rate di kisaran 6,5%.

Sejak pekan lalu, mata uang regional tercatat menguat atas dolar AS. Mata uang negara paman Sam itu kini sedang berada dalam tren pelemahan karena belum adanya sinyal dari Bank Sentral AS soal suku bunga.

"Tren pelemahan dolar AS masih terus berlangsung hingga The Fed memberikan sinyal akan mulai menaikkan suku bunga," ujar Michael Woolfolk, analis dari Bank of New York seperti dikutip dari AFP



(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.