echo $content["openx"]["BottomFrame"];
detikfinance

Negara Teluk Siap Mendepak, Dolar AS Merosot

Nurul Qomariyah - detikfinance
Selasa, 06/10/2009 13:23 WIB
Foto: Reuters
Hong Kong - Dolar AS kembali merosot atas mata uang utama dunia. Salah satu penyebabnya adalah kabar yang menyebutkan negara-negara Teluk sedang dalam pembicaraan untuk mengakhiri penggunaan dolar dalam transaksi minyak.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (6/10/2009), dolar AS merosot hingga 1,4709 atas euro, dibandingkan sebelumnya di level 1,4664. Dolar AS juga merosot atas yen ke posisi 88,97 yen, dibandingkan sebelumnya di level 89,40 yen.

Harian Inggris 'The Independent ' yang mengutip sebuah sumber menyatakan, negara-negara Arab kini sedang melakukan pembicaraan serius dengan Rusia, China, Jepang dan Prancis untuk mengantikan dolar AS dengan kumpulan mata uang dan emas untuk perdagangan minyak dalam 9 tahun ke depan.

The Independent dalam headline -nya menuliskan sebuah laporan khusus dengan judul "Matinya dolar". Dalam laporan tersebut dituliskan, negara-negara Arab akan menggunakan 'basket of currencies ' yang berisi kombinasi mata uang yuan, euro, emas dan beberapa mata uang lain untuk melakukan transaksi minyak.

Pembicaraan rahasia negara-negara Teluk dengan China, Rusia, Jepang dan Prancis itu dilakukan atas prakarsa Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral keempat negara tersebut.

"Ini adalah kabar negatif dolar AS yang menggerakkan pasar dan menunjukkan bahwa bukan hanya Bank Sentral Asia yang sedang mencari jalan untuk melakukan diversifikasi untuk beralih dari dolar AS," ujar Jonathan Cavenagh, analis dari Westpack.

Harga emas tercatat masih melonjak menembus US$ 1.018,85 per ounce. Sementara mata uang Asia lainnya cukup stabil atas dolar AS, namun pasar saham Asia menguat tajam. Sedangkan nilai tukar rupiah terus menguat juga ke level 9.488 per dolar AS.


(qom/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.