Perlahan-lahan Vietnam Salip Ekspor Furnitur Indonesia
Rabu, 07/10/2009 13:28 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Ketangguhan negara Vietnam semakin lama semakin teruji, untuk urusan ekspor produk furniture Indonesia akhirnya bertekuk lutut oleh negara pasca konflik tersebut.
Nilai ekspor produk furniture Vietnam selalu naik 40% setiap tahun, bahkan tembus hingga US$ 3,8 miliar, sedangkan Indonesia hanya mencapai US$ 2,65 miliar pada tahun 2008.
Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahyono mengatakan, saat lima tahun lalu nilai ekspor furnitur Vietnam masih jauh di bawah Indonesia. Namun sejak tahun lalu bahkan tahun ini nilai ekspor Vietnam dipastikan akan mengungguli Indonesia.
"Ekspor Vietnam selalu naik 40% setiap tahun, pernah mencapai US$ 3,8 miliar, dengan kita selisihnya lebih tinggi US$ 1 miliar lebih," katanya.
Untuk itu kata dia, sepanjang tahun ini pihaknya terus melakukan penjajakan pasar ke beberapa wilayah potensial termasuk Eropa. Bahkan untuk tahun depan pihaknya akan mencoba menggenjot pasar ekspor hingga ke wilayah Eropa Timur dan Timur Tengah.
"Kita harapkan tahun depan ada pertumbuhan ekspor sampai 7%, dan tahun 2011 bisa lompat ke angka 12%," harapnya.
Mengenai kondisi pasar domestik, menurutnya hingga sampai saat ini dan kedepannya potensinya masih sangat besar. Hal ini ditopang oleh pertumbuhan perumahan dan apartemen diperkirakan masih tinggi di Indonesia.
"Makanya kita buat showroom tetap, di Mega Glodok Kemayoran, jadi para importir asing pun bisa datang ke mari untuk melihat-lihat," katanya.
Ia masih optimis walaupun krisis global belum pulih secara maksimal, ekspor mebel atau furniture Indonesia diperkirakan masih menembus US$ 2,2 miliar (termasuk kerajinan) pada tahun ini atau sedikit turun 10%. Padahal pada awal tahun 2009 lalu Asmindo memperkirakan ekspor furniture dan kerajinan Indonesia bisa melorot hingga 35%.
(hen/dnl)
Nilai ekspor produk furniture Vietnam selalu naik 40% setiap tahun, bahkan tembus hingga US$ 3,8 miliar, sedangkan Indonesia hanya mencapai US$ 2,65 miliar pada tahun 2008.
Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahyono mengatakan, saat lima tahun lalu nilai ekspor furnitur Vietnam masih jauh di bawah Indonesia. Namun sejak tahun lalu bahkan tahun ini nilai ekspor Vietnam dipastikan akan mengungguli Indonesia.
"Ekspor Vietnam selalu naik 40% setiap tahun, pernah mencapai US$ 3,8 miliar, dengan kita selisihnya lebih tinggi US$ 1 miliar lebih," katanya.
Untuk itu kata dia, sepanjang tahun ini pihaknya terus melakukan penjajakan pasar ke beberapa wilayah potensial termasuk Eropa. Bahkan untuk tahun depan pihaknya akan mencoba menggenjot pasar ekspor hingga ke wilayah Eropa Timur dan Timur Tengah.
"Kita harapkan tahun depan ada pertumbuhan ekspor sampai 7%, dan tahun 2011 bisa lompat ke angka 12%," harapnya.
Mengenai kondisi pasar domestik, menurutnya hingga sampai saat ini dan kedepannya potensinya masih sangat besar. Hal ini ditopang oleh pertumbuhan perumahan dan apartemen diperkirakan masih tinggi di Indonesia.
"Makanya kita buat showroom tetap, di Mega Glodok Kemayoran, jadi para importir asing pun bisa datang ke mari untuk melihat-lihat," katanya.
Ia masih optimis walaupun krisis global belum pulih secara maksimal, ekspor mebel atau furniture Indonesia diperkirakan masih menembus US$ 2,2 miliar (termasuk kerajinan) pada tahun ini atau sedikit turun 10%. Padahal pada awal tahun 2009 lalu Asmindo memperkirakan ekspor furniture dan kerajinan Indonesia bisa melorot hingga 35%.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
