Bulog Siap Tambah Beras 20.000 Ton ke Sumbar
Kamis, 08/10/2009 18:20 WIB
Foto: dok Bulog
Jakarta - Perum Bulog siap menambah stok beras cadangan pemerintah (CBP) sebanyak 20.000 ton ke Sumatera Barat yang berasal dari Jawa Timur. Tujuan dari penambahan beras ini untuk memperkuat stok beras di wilayah bencana tersebut.
Demikian disampaikan oleh Dirut Perum Bulog Mustafa Abubakar dalam acara konferensi pers di kantor Bulog, Kamis (8/10/2009).
"Kami akan kirim 20.000 ton beras dari Jawa Timur. Beras tersebut merupakan cadangan beras pemerintah," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya total CBP di Sumatera Barat mencapai 19.000 ton. Dari total tersebut, hingga saat ini sudah ada sekitar 7.000 ton yang sedang didistribusikan kepada korban gempa.
Dari sejumlah itu, Bulog telah menyalurkan sekitar 800 ton dan yang sekitar 6.000 ton beras disalurkan sendiri oleh pemda setempat. Sehingga total CBP yang ada di Sumbar tersebut masih sekitar 12.000 ton.
"Nantinya akan ada stok CBP sebesar 32.000 ton, setelah ada tambahan," jelasnya.
Dikatakannya Bulog, juga memberikan bantuan kepada para korban gempa berupa makanan non beras, seperti telor asin, ikan kaleng, sarden, susu, kornet, dan makanan lainnya, senilai Rp 250 juta tersebut telah didistribusikan ke 50 titik di Sumbar dan Jambi. Bulog juga telah memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 500 juta.
(hen/qom)
Demikian disampaikan oleh Dirut Perum Bulog Mustafa Abubakar dalam acara konferensi pers di kantor Bulog, Kamis (8/10/2009).
"Kami akan kirim 20.000 ton beras dari Jawa Timur. Beras tersebut merupakan cadangan beras pemerintah," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya total CBP di Sumatera Barat mencapai 19.000 ton. Dari total tersebut, hingga saat ini sudah ada sekitar 7.000 ton yang sedang didistribusikan kepada korban gempa.
Dari sejumlah itu, Bulog telah menyalurkan sekitar 800 ton dan yang sekitar 6.000 ton beras disalurkan sendiri oleh pemda setempat. Sehingga total CBP yang ada di Sumbar tersebut masih sekitar 12.000 ton.
"Nantinya akan ada stok CBP sebesar 32.000 ton, setelah ada tambahan," jelasnya.
Dikatakannya Bulog, juga memberikan bantuan kepada para korban gempa berupa makanan non beras, seperti telor asin, ikan kaleng, sarden, susu, kornet, dan makanan lainnya, senilai Rp 250 juta tersebut telah didistribusikan ke 50 titik di Sumbar dan Jambi. Bulog juga telah memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 500 juta.
(hen/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
