detikfinance

Izin Impor 183.000 ton Raw Sugar Belum Disambar Produsen Gula

Suhendra - detikfinance
Selasa, 13/10/2009 18:40 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Izin impor sebanyak 183.000 ton jenis raw sugar (gula mentah) oleh Departemen Perdagangan (Depdag) hingga kini belum dimanfaatkan oleh para produsen gula.

Izin impor sebanyak itu merupakan bagian dari tambahan impor raw sugar untuk memanfaatkan kapasitas menganggur (idle capacity ) para produsen gula di penghujung musim giling.

"Untuk izin impor raw sugar dalam rangka idle capacity akhirnya belum ada yang melaporkan realisasinya, karena dari segi waktu musim giling sudah selesai. Sehingga sulit mendatangkannya (impor)," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantornya, Jakarta, Selasa (13/10/2009).

Mari menambahkan sampai saat ini para pabrikan gula belum ada yang sanggup merealisasikan impor raw sugar tersebut. Namun pihaknya masih menunggu realisasi tersebut, saat ini ada beberapa pabrikan gula yang masih melakukan tender impor gula.

"Kita sedang mengevaluasi, bukan hanya Depdag tapi kantor menko," katanya.

Seperti diketahui izin impor 183.000 ton merupakan upaya memenuhi kebutuhan pabrik gula seperti PTPN, IGN, PG Pakis Baru untuk menggiling raw sugar impor menjadi gula kristal putih dalam rangka memanfaatkan mesin-mesin menganggur di penghujung musim giling.

Diantaranya jumlah alokasi izin itu untuk PTPN X dan XIV sebanyak 50.000 ton, pabruk gula Industri Gula Nusantara (IGN) sebanyak 38.000, Pabrik Gula Pakis Baru 10.000 ton, PTPN II  60.000 ton dan PTPN IX sebanyak 25.000 ton.

Selain itu, Depdag juga pada tanggal 6 Oktober lalu telah menerbitkan izin impor raw sugar untuk industri gula rafinasi sebanyak 445.000 ton. Dari jumlah itu sebanyak 225.000 ton merupakan alokasi impor 2010 yang dimajukan pada pengadaan impor di 2009 dan 220.000 ton sebagai  tambahan di 2009.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.