BNBR Beli Balik 1,67% Saham BUMI Rp 551,2 Miliar dari Ancora
Selasa, 13/10/2009 18:50 WIB
(foto: Reuters)
Jakarta - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) telah mengeksekusi hak pembelian kembali (Right To Exercise Call) 324.218.115 (1,67%) saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dari Ancora Group. Pembelian kembali saham BUMI ini menelan dana Rp 551,2 miliar.
"Sesuai dengan agreement tersebut, sejumlah 324.218.115 saham atau senilai dengan Rp 551,2 miliar telah kembali berada dalam penguasaan perseroan," ujar Direktur & Corporate Secretary BNBR R.A. Sri Dharmayanti dalam keterbukaan informasi Bursa efek Indonesia (BEI), Selasa (13/10/2009).
Kepemilikan kembali hak atas saham BNBR didasarkan pada kesepakatan perseroan dengan anak perusahaan Ancora Group pada tanggal 8 Oktober 2009. Mengacu pada jumlah saham yang dibeli kembali oleh BNBR beserta nilainya, harga eksekusi pembelian kembali saham BUMI tersebut dari Ancora sebesar Rp 1.700 per saham.
Sebagai catatan, pada Juli 2008, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), induk BUMI, menggadaikan 581.440.678 (2,99%) saham BUMI kepada JP Morgan senilai US$ 150 juta. Hingga 17 November 2008, BNBR telah mencicil sebesar US$ 78 juta, sehingga tersisa US$ 72 juta.
Akhir November 2008, Ancora mengambil alih seluruh sisa utang BNBR ke JP Morgan lantaran BNBR tidak mampu melunasi utang tersebut. Sebelum diambil alih, BNBR sempat menambah jaminan saham BUMI ke JP Morgan, sehingga aset saham BUMI yang kini dipegang Ancora sebanyak 814.147.712 (4,19%) saham BUMI.
Pada 8 Oktober 2009, Ancora telah memindahtangankan 814.147.500 (4,19%) saham BUMI melalui perantara PT CLSA Indonesia (KZ). Transaksi ini dilakukan pada harga Rp 1.700 per saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp 1,384 triliun.
Rupanya, transaksi crossing tersebut merupakan bagian dari agenda pembelian kembali saham BUMI yang dipegang Ancora kepada BNBR.
Sayangnya, perseroan tidak menjelaskan lebih lanjut mengapa pembelian kembali saham BUMI hanya dilakukan sebesar 1,67%. Padahal, saham BUMI yang dipegang Ancora sebesar 4,19%.
(dro/dro)
"Sesuai dengan agreement tersebut, sejumlah 324.218.115 saham atau senilai dengan Rp 551,2 miliar telah kembali berada dalam penguasaan perseroan," ujar Direktur & Corporate Secretary BNBR R.A. Sri Dharmayanti dalam keterbukaan informasi Bursa efek Indonesia (BEI), Selasa (13/10/2009).
Kepemilikan kembali hak atas saham BNBR didasarkan pada kesepakatan perseroan dengan anak perusahaan Ancora Group pada tanggal 8 Oktober 2009. Mengacu pada jumlah saham yang dibeli kembali oleh BNBR beserta nilainya, harga eksekusi pembelian kembali saham BUMI tersebut dari Ancora sebesar Rp 1.700 per saham.
Sebagai catatan, pada Juli 2008, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), induk BUMI, menggadaikan 581.440.678 (2,99%) saham BUMI kepada JP Morgan senilai US$ 150 juta. Hingga 17 November 2008, BNBR telah mencicil sebesar US$ 78 juta, sehingga tersisa US$ 72 juta.
Akhir November 2008, Ancora mengambil alih seluruh sisa utang BNBR ke JP Morgan lantaran BNBR tidak mampu melunasi utang tersebut. Sebelum diambil alih, BNBR sempat menambah jaminan saham BUMI ke JP Morgan, sehingga aset saham BUMI yang kini dipegang Ancora sebanyak 814.147.712 (4,19%) saham BUMI.
Pada 8 Oktober 2009, Ancora telah memindahtangankan 814.147.500 (4,19%) saham BUMI melalui perantara PT CLSA Indonesia (KZ). Transaksi ini dilakukan pada harga Rp 1.700 per saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp 1,384 triliun.
Rupanya, transaksi crossing tersebut merupakan bagian dari agenda pembelian kembali saham BUMI yang dipegang Ancora kepada BNBR.
Sayangnya, perseroan tidak menjelaskan lebih lanjut mengapa pembelian kembali saham BUMI hanya dilakukan sebesar 1,67%. Padahal, saham BUMI yang dipegang Ancora sebesar 4,19%.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Tanri Abeng: Belajar Networking Setelah itu Baru Jadi Entrepreneur
-
Kamis, 24/05/2012 17:47 WIB
SBY Minta Hemat Listrik, PNS Jangan Main 'Game' Saat Lembur
-
Kamis, 24/05/2012 17:34 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:16 WIB
Rebut Dari Harry Tanoe, SCTV 'Pegang' Liga Champion hingga 2015
-
Kamis, 24/05/2012 17:42 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
