Asing Borong Saham Tambang Rp 284 Miliar
Kamis, 15/10/2009 13:14 WIB
(Ilustrasi Foto: Reuters)
Jakarta - Investor asing kembali melakukan aksi pembelian atas saham-saham sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada sesi I, Kamis (15/10/2009), nilai pembelian bersih (net buying) asing mencapai Rp 284,643 miliar.
Berdasarkan data perdagangan BEI seperti dikutip detikFinance, hingga penutupan sesi I pembelian asing totalnya mencapai Rp 872,191 miliar dengan penjualan asing sebesar Rp 542,433 miliar, sehingga diperoleh nilai net buying asing sebesar Rp 329,758 miliar.
Rupanya, sebagian besar pembelian asing dilakukan pada sektor pertambangan dan perkebunan. Pada saham tambang sendiri, net buying asing senilai Rp 284,643 miliar sedangkan di sektor perkebunan net buying asing sebanyak Rp 38,298 miliar.
Total net buying asing di dua sektor tersebut mencapai Rp 322,932 miliar atau 97,92% dari total net buying asing di lantai bursa sesi I hari ini.
Seperti biasa, transaksi pembelian asing terbesar pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Setelah selama hampir 3 pekan asing tampak melakukan penjualan besar-besaran atas saham BUMI, kini tampak sudah mulai melakukan pembelian kembali.
Net buying asing pada saham BUMI di sesi I hari ini mencapai Rp 227,158 miliar. Asing juga tampak melakukan pembelian pada saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) masing-masing senilai Rp 36,529 miliar dan Rp 20,947 miliar.
Pembelian ini memberikan sentimen positif bagi perburuan saham-saham tersebut dan mendorong harga saham BUMI naik Rp 100 ke Rp 3.050, ADRO naik Rp 30 ke Rp 1.460 dan PTBA naik Rp 400 ke Rp 14.850.
Pada sektor perkebunan, asing memborong 4 saham yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT London Sumatera Tbk (LSIP), PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).
Net buying asing di AALI sebesar Rp 6,192 miliar, net buying asing di LSIP sebesar Rp 10,399 miliar, net buying asing di SGRO sebesar Rp 12,598 miliar dan net buying asing di UNSP sebesar Rp 9,109 miliar.
Harga AALI sesi I ditutup naik Rp 50 ke Rp 22.950, LSIP turun Rp 50 ke Rp 8.600, SGRO naik Rp 100 ke Rp 2.375 dan UNSP tidak berubah di level Rp 880.
(dro/qom)
Berdasarkan data perdagangan BEI seperti dikutip detikFinance, hingga penutupan sesi I pembelian asing totalnya mencapai Rp 872,191 miliar dengan penjualan asing sebesar Rp 542,433 miliar, sehingga diperoleh nilai net buying asing sebesar Rp 329,758 miliar.
Rupanya, sebagian besar pembelian asing dilakukan pada sektor pertambangan dan perkebunan. Pada saham tambang sendiri, net buying asing senilai Rp 284,643 miliar sedangkan di sektor perkebunan net buying asing sebanyak Rp 38,298 miliar.
Total net buying asing di dua sektor tersebut mencapai Rp 322,932 miliar atau 97,92% dari total net buying asing di lantai bursa sesi I hari ini.
Seperti biasa, transaksi pembelian asing terbesar pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Setelah selama hampir 3 pekan asing tampak melakukan penjualan besar-besaran atas saham BUMI, kini tampak sudah mulai melakukan pembelian kembali.
Net buying asing pada saham BUMI di sesi I hari ini mencapai Rp 227,158 miliar. Asing juga tampak melakukan pembelian pada saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) masing-masing senilai Rp 36,529 miliar dan Rp 20,947 miliar.
Pembelian ini memberikan sentimen positif bagi perburuan saham-saham tersebut dan mendorong harga saham BUMI naik Rp 100 ke Rp 3.050, ADRO naik Rp 30 ke Rp 1.460 dan PTBA naik Rp 400 ke Rp 14.850.
Pada sektor perkebunan, asing memborong 4 saham yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT London Sumatera Tbk (LSIP), PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).
Net buying asing di AALI sebesar Rp 6,192 miliar, net buying asing di LSIP sebesar Rp 10,399 miliar, net buying asing di SGRO sebesar Rp 12,598 miliar dan net buying asing di UNSP sebesar Rp 9,109 miliar.
Harga AALI sesi I ditutup naik Rp 50 ke Rp 22.950, LSIP turun Rp 50 ke Rp 8.600, SGRO naik Rp 100 ke Rp 2.375 dan UNSP tidak berubah di level Rp 880.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Tanri Abeng: Belajar Networking Setelah itu Baru Jadi Entrepreneur
-
Kamis, 24/05/2012 17:47 WIB
SBY Minta Hemat Listrik, PNS Jangan Main 'Game' Saat Lembur
-
Kamis, 24/05/2012 17:34 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:16 WIB
Rebut Dari Harry Tanoe, SCTV 'Pegang' Liga Champion hingga 2015
-
Kamis, 24/05/2012 17:42 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
