Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 8% di 2010
Minggu, 18/10/2009 13:37 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Ekonomi Indonesia di tahun 2010 akan mengalami perbaikan secara signifikan. Ini merupakan dampak dari pemulihan ekonomi global, yang diprediksi dapat akan membaik di kuartal I tahun depan. Bahkan pasar finansial dapat berkembang lebih baik di banding pasar di sektor riil.
Menurut Ekonom Standart Chartered Fauzi Ichsan, pertumbuhan pasar finansial sudah mulai berjalan pada semester II 2009. Bahkan tren positif ini terus terjadi sampai akhir tahun 2010.
"Pertumbuhan pasar finansial akan lebih besar, karena akan banyak aliran modal yang masuk ke Indonesia. Secara akumulatif ekonomi di tahun depan diharapkan mencapai 7-8 persen," kata Ichsan kepada detikfinance Minggu (18/10/2009).
Pada tahun ini, Ichsan memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi mencapai 4%, kemudian disusul tahun 2010 yang berada dilevel 5%.
Ia menerangkan, pasar finansial merupakan refleksi dari sektor riil dalam 6-9 bulan ke depan. Ini bisa dijadikan acuan, bahwa investor menilai Indonesia merupakan pasar potensial di tahun depan.
"Kenaikan bursa saham kita, sampai saat ini saja 124%. Ini merupakan yang tertinggi di Asia dan no.4 di dunia," lanjut Ichsan.
Menurutnya, investor lebih positif dalam berinvestasi di pasar finansial karena mereka mengamati ekonomi Indonesia secara makro.
"Selama indikator makro ekonomi di nilai positif dan portofolio Indonesia dari cadangan devisa, hingga surplus ekonomi dikategorikan baik, itu sudah cukup bagi mereka," paparnya.
Tumbuhnya pasar financial juga berimplikasi pada penguatan mata uang rupiah. Ini terlihat dari penguatan mata uang lokal yang terus terjadi secara signifikan. Penguatan ini merupakan akibat dari terus melemahnya kurs dollar Amerika Serikat di dunia.
Fauzi memprediksi penguatan rupiah terus terjadi sampai akhir tahun 2010.
"Dengan investor masuk ke sini, nilai rupiah-pun akan terdongkrak. Sampai akhir tahun bisa berada di kisaran Rp 9200-9300,"
Bahkan, ia menegaskan, di tahun depan penguatan rupiah sampai ke level Rp 9100.
(dro/dro)
Menurut Ekonom Standart Chartered Fauzi Ichsan, pertumbuhan pasar finansial sudah mulai berjalan pada semester II 2009. Bahkan tren positif ini terus terjadi sampai akhir tahun 2010.
"Pertumbuhan pasar finansial akan lebih besar, karena akan banyak aliran modal yang masuk ke Indonesia. Secara akumulatif ekonomi di tahun depan diharapkan mencapai 7-8 persen," kata Ichsan kepada detikfinance Minggu (18/10/2009).
Pada tahun ini, Ichsan memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi mencapai 4%, kemudian disusul tahun 2010 yang berada dilevel 5%.
Ia menerangkan, pasar finansial merupakan refleksi dari sektor riil dalam 6-9 bulan ke depan. Ini bisa dijadikan acuan, bahwa investor menilai Indonesia merupakan pasar potensial di tahun depan.
"Kenaikan bursa saham kita, sampai saat ini saja 124%. Ini merupakan yang tertinggi di Asia dan no.4 di dunia," lanjut Ichsan.
Menurutnya, investor lebih positif dalam berinvestasi di pasar finansial karena mereka mengamati ekonomi Indonesia secara makro.
"Selama indikator makro ekonomi di nilai positif dan portofolio Indonesia dari cadangan devisa, hingga surplus ekonomi dikategorikan baik, itu sudah cukup bagi mereka," paparnya.
Tumbuhnya pasar financial juga berimplikasi pada penguatan mata uang rupiah. Ini terlihat dari penguatan mata uang lokal yang terus terjadi secara signifikan. Penguatan ini merupakan akibat dari terus melemahnya kurs dollar Amerika Serikat di dunia.
Fauzi memprediksi penguatan rupiah terus terjadi sampai akhir tahun 2010.
"Dengan investor masuk ke sini, nilai rupiah-pun akan terdongkrak. Sampai akhir tahun bisa berada di kisaran Rp 9200-9300,"
Bahkan, ia menegaskan, di tahun depan penguatan rupiah sampai ke level Rp 9100.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 12:35 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 12:30 WIB
Cara Mudah Dapat Visa Permanen Australia, Siapkan Rp 44 Miliar
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
