Portofolio Asing di SUN Tembus Rp 100 Triliun
Rabu, 21/10/2009 10:45 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Jumlah kepemilikan investor asing pada instrumen Surat Utang Negara (SUN) mencapai Rp Rp 100,7 triliun pada per 16 Oktober 2009, naik Rp 7,47 triliun dibanding posisi akhir September 2009 yang jumlahnya sebesar Rp 93,23 triliun.
Demikian data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan yang dikutip detikFinance , Selasa (13/10/2009).
Sejak awal Oktober investor asing terus memburu SUN, yang terlihat dari terus meningkatnya kepemilikan asing di SUN dimana pada 2 Oktober jumlah kepemilikan asing di SUN mencapai Rp 94,86 triliun, lalu pada 9 Oktober meningkat menjadi Rp 99,5 triliun, dan terus naik hingga capai Rp 100,7 triliun di 16 Oktober 2009.
Total SUN yang diperdagangkan sampai 9 Oktober 2009 mencapai Rp 570,27 triliun, terbesar dimiliki oleh perbankan dengan nilai Rp 258,04 triliun.
Sementara kepemilikan Bank Indonesia (BI) di SUN adalah Rp 21,98 triliun. Kemudian kepemilikan reksadana di SUN adalah Rp 41,59 triliun, asuransi Rp 68,47 triliun, Dana pensiun Rp 37,20 triliun, sekuritas Rp 620 miliar, dan lainnya Rp 41,67 triliiun.
Pada lelang 3 seri SUN yang dilakukan kemarin, Departemen Keuangan menyerap dana segar Rp 4,5 triliun atau lebih tinggi dari target indikatif yang sebesar Rp 3 triliun. Hasil ini bisa makin meningkatkan jumlah kepemilikan asing di SUN.
(dnl/qom)
Demikian data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan yang dikutip detikFinance , Selasa (13/10/2009).
Sejak awal Oktober investor asing terus memburu SUN, yang terlihat dari terus meningkatnya kepemilikan asing di SUN dimana pada 2 Oktober jumlah kepemilikan asing di SUN mencapai Rp 94,86 triliun, lalu pada 9 Oktober meningkat menjadi Rp 99,5 triliun, dan terus naik hingga capai Rp 100,7 triliun di 16 Oktober 2009.
Total SUN yang diperdagangkan sampai 9 Oktober 2009 mencapai Rp 570,27 triliun, terbesar dimiliki oleh perbankan dengan nilai Rp 258,04 triliun.
Sementara kepemilikan Bank Indonesia (BI) di SUN adalah Rp 21,98 triliun. Kemudian kepemilikan reksadana di SUN adalah Rp 41,59 triliun, asuransi Rp 68,47 triliun, Dana pensiun Rp 37,20 triliun, sekuritas Rp 620 miliar, dan lainnya Rp 41,67 triliiun.
Pada lelang 3 seri SUN yang dilakukan kemarin, Departemen Keuangan menyerap dana segar Rp 4,5 triliun atau lebih tinggi dari target indikatif yang sebesar Rp 3 triliun. Hasil ini bisa makin meningkatkan jumlah kepemilikan asing di SUN.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 12:35 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 12:30 WIB
Cara Mudah Dapat Visa Permanen Australia, Siapkan Rp 44 Miliar
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
