Penyalur BBM Bersubsidi Diminta Siapkan Infrastruktur Hingga 14 Desember
Kamis, 22/10/2009 09:32 WIB
Jakarta - Para pendamping Pertamina dalam penyaluran BBM bersubsidi tahun depan, diberi waktu hingga 14 Desember untuk membangun infrastruktur pendistribusian BBM miliknya.
"Sebelum 14 Desember itu sudah terwujud. Kalau sampai 14 Desember tidak ada, maaf," ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono saat ditemui di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (21/10/2009) malam.
Berbeda dengan pemilihan distributor BBM bersubsidi tahun-tahun sebelumnya, dalam tender pendistribusian BBM bersubsidi tahun ini, BPH tidak hanya memilih satu pemenang. BPH Migas juga menetapkan tiga perusahaan yaitu PT AKR Corporindo, PT Shell Indonesia dan Petronas sebagai pendamping Pertamina sebagai distributor BBM PSO tahun depan.
Tubagus menjelaskan, rencananya AKR nantinya akan menyalurkan BBM bersubsidi di wilayah Sumatera Utara, Lampung dan Kalimantan Barat. Sementara Shell dan Petronas hanya di Medan saja.
"Shell hanya di Medan, hanya untuk satu pompa bensin karena yang ditawarkan dia itu. Begitupun Petronas ada empat pompa bensin di Medan," ungkapnya.
Meski belum bisa menyampaikan secara rinci berapa kuota BBM yang akan disalurkan ketiga pendamping Pertamina, Tubagus menyebutkan, total dari penyaluran BBM ketiga perusahaan itu tidak sampai satu persen dari kuota BBM yang sudah ditetapkan dalam RAPBN 2010.
"AKR sekitar 100 ribu kilo liter per tahun. Sementara untuk Shell dan Petronas saya lupa angka persisnya. Tapi secara keseluruhan tidak sampai 1 persen dari kuota BBM bersubsidi untuk tahun depan," papar Tubagus.
Tubagus berharap dengan dipilihnya perusahaan-perusahaan tersebut untuk membantu Pertamina untuk menyalurkan BBM bersubsidi dapat mempercepat pengembangan infrastruktur penyaluran BBM di luar Pulau Jawa.
"Kami ingin ada perkembangan infrastruktur di luar Jawa," harapnya.
(epi/qom)
"Sebelum 14 Desember itu sudah terwujud. Kalau sampai 14 Desember tidak ada, maaf," ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono saat ditemui di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (21/10/2009) malam.
Berbeda dengan pemilihan distributor BBM bersubsidi tahun-tahun sebelumnya, dalam tender pendistribusian BBM bersubsidi tahun ini, BPH tidak hanya memilih satu pemenang. BPH Migas juga menetapkan tiga perusahaan yaitu PT AKR Corporindo, PT Shell Indonesia dan Petronas sebagai pendamping Pertamina sebagai distributor BBM PSO tahun depan.
Tubagus menjelaskan, rencananya AKR nantinya akan menyalurkan BBM bersubsidi di wilayah Sumatera Utara, Lampung dan Kalimantan Barat. Sementara Shell dan Petronas hanya di Medan saja.
"Shell hanya di Medan, hanya untuk satu pompa bensin karena yang ditawarkan dia itu. Begitupun Petronas ada empat pompa bensin di Medan," ungkapnya.
Meski belum bisa menyampaikan secara rinci berapa kuota BBM yang akan disalurkan ketiga pendamping Pertamina, Tubagus menyebutkan, total dari penyaluran BBM ketiga perusahaan itu tidak sampai satu persen dari kuota BBM yang sudah ditetapkan dalam RAPBN 2010.
"AKR sekitar 100 ribu kilo liter per tahun. Sementara untuk Shell dan Petronas saya lupa angka persisnya. Tapi secara keseluruhan tidak sampai 1 persen dari kuota BBM bersubsidi untuk tahun depan," papar Tubagus.
Tubagus berharap dengan dipilihnya perusahaan-perusahaan tersebut untuk membantu Pertamina untuk menyalurkan BBM bersubsidi dapat mempercepat pengembangan infrastruktur penyaluran BBM di luar Pulau Jawa.
"Kami ingin ada perkembangan infrastruktur di luar Jawa," harapnya.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Tanri Abeng: Belajar Networking Setelah itu Baru Jadi Entrepreneur
-
Kamis, 24/05/2012 17:47 WIB
SBY Minta Hemat Listrik, PNS Jangan Main 'Game' Saat Lembur
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:42 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
Kamis, 24/05/2012 17:16 WIB
Rebut Dari Harry Tanoe, SCTV 'Pegang' Liga Champion hingga 2015
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
