detikfinance

Tambah 22 Pesawat , Merpati Siap Jadi King of Propeller

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Kamis, 22/10/2009 20:25 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Merpati Nusantara berencana mendatangkan sekitar 22 pesawat hingga tahun 2010 untuk menambah armada perseroan. Sebanyak 15 pesawat dengan jenis MA60
didatangkan dari Xian Aircraft, sedangkan 7 sisanya berupa ATR 72 dari Perancis.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Merpati Bambang Bhakti usai menghadiri serah terima jabatan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
di kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (22/10/2009).

"Kita ada pesawat ATR 72 dari Perancis dan MA 60 dituntaskan kalau disetujui RUPS," katanya.

Ia mengatakan, sebanyak 13 pesawat MA60 akan didatangkan bulan Desember tahun ini, sedangkan sisanya menyusul tahun depan. Sementara pesawat ATR 72 secara
bertahap akan mulai didatangkan hingga bulan Mei 2010 sebanyak 5 armada.

"Itu untuk penumpang. Lalu 2 ATR lagi untuk kargo di Papua," ujarnya.

Ia mengatakan, hingga saat ini, dengan adanya tambahan armada tersebut, maka diharapkan BUMN aviasi itu bisa melayani rute di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.

"Kalau tahun depan sudah ada tambahan 22 propeller , kita akan jadi king of propeller di Indonesia," ujarnya.



(ang/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.