Laporan dari Sydney
Pertamina Jajaki Bangun SPBU di Australia
Minggu, 25/10/2009 09:15 WIB
Foto: dok detikFinance
Sydney - Setelah berhasil memperkenalkan produk pelumasnya Fastron di pasar Australia. PT Pertamina (Persero) berniat menjajaki pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di negeri Kangguru tersebut.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal mengatakan saat ini pihaknya akan melakukan feasibility study terkait rencana tersebut. Jika hasil study menunjukan layak secara ekonomis maka pembangunan SPBU Pertamina di Australia, sangat mungkin terlaksana dalam waktu dekat.
“Kita akan lakukan survey, kalau ekonomis maka kita akan buka di sini,” kata Faisal saat ditemui di sela-sela peluncuran OliMart Pertamina di Sydney Sabtu
(24/10/2009).
Dikatakannya, potensi bisnis SPBU di Australia memang terbuka lebar. Terlebih lagi pemerintah Australia sangat liberal dalam mengizinkan pembukaan SPBU. Apalagi saat ini jumlah warga negara Indonesia yang tinggal di Australia mencapai 40.000 orang dan itu dinilai sebagai pasar yang sangat potensial.
“Kita rencanakan buka SPBU dengan memasukan unsur outlet-outlet produk Indonesia
di sini, sambil memperkenalkan produk nasional,” ungkapnya.
Selain perhitungan pasar, pihaknya juga mempertimbangkan aspek pembangunan brand image produknya di Australia, karena itu sangat penting untuk menunjukan kalau perusahaan plat merah Pertamina bukan hanya jago kandang saja.
“Untuk BBM-nya kita beli disini, sedangkan pelumasnya produk kita bawa dari produk kita dan kita buat khusus outlet produk Indonesia,” jelas Faisal.
Ia menyatakan untuk merealisasikan rencana bisnis tersebut, perseroan harus ekstra hati-hati
mengingat pengalaman membangun SPBU di Myanmar pernah dilakukannya beberapa waktu lalu, namun akhirnya ditutup. Di Australia sendiri, Pertamina bakal bersaing ketat dengan pemain SPBU seperti Castrol dan Shell.
“Kita jangan hanya jago kandang, makanya kita akan coba jajaki pembukaan SPBU di sini,” sergahnya.
Ia menjelaskan pembangunan SPBU di Australia tidak sulit, dengan perkiraan investasi per satu buah SPBU untuk bangunan saja hanya Rp 5 miliar, dan lokasi tanah hanya menyewa. Ia mencontohkan salah satu ritel mini market 7-Eleven juga melakukan bisnis SPBU di negeri kangguru tersebut.
Sementara itu, Exclusive Distributor of Pertamina lubricants Managing Director Sukendro Darmanto mengatakan pembukaan SPBU Pertamina di Australia sangat potensial dan baik dalam pengembangan brand image.
“Ini langkah positif disamping bisa membangun image, Pertamina juga bisa berkompetisi di luar. Feasibility study sedang dalam tahap penjajakan,” tambah Sukendro.
(hen/epi)
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal mengatakan saat ini pihaknya akan melakukan feasibility study terkait rencana tersebut. Jika hasil study menunjukan layak secara ekonomis maka pembangunan SPBU Pertamina di Australia, sangat mungkin terlaksana dalam waktu dekat.
“Kita akan lakukan survey, kalau ekonomis maka kita akan buka di sini,” kata Faisal saat ditemui di sela-sela peluncuran OliMart Pertamina di Sydney Sabtu
(24/10/2009).
Dikatakannya, potensi bisnis SPBU di Australia memang terbuka lebar. Terlebih lagi pemerintah Australia sangat liberal dalam mengizinkan pembukaan SPBU. Apalagi saat ini jumlah warga negara Indonesia yang tinggal di Australia mencapai 40.000 orang dan itu dinilai sebagai pasar yang sangat potensial.
“Kita rencanakan buka SPBU dengan memasukan unsur outlet-outlet produk Indonesia
di sini, sambil memperkenalkan produk nasional,” ungkapnya.
Selain perhitungan pasar, pihaknya juga mempertimbangkan aspek pembangunan brand image produknya di Australia, karena itu sangat penting untuk menunjukan kalau perusahaan plat merah Pertamina bukan hanya jago kandang saja.
“Untuk BBM-nya kita beli disini, sedangkan pelumasnya produk kita bawa dari produk kita dan kita buat khusus outlet produk Indonesia,” jelas Faisal.
Ia menyatakan untuk merealisasikan rencana bisnis tersebut, perseroan harus ekstra hati-hati
mengingat pengalaman membangun SPBU di Myanmar pernah dilakukannya beberapa waktu lalu, namun akhirnya ditutup. Di Australia sendiri, Pertamina bakal bersaing ketat dengan pemain SPBU seperti Castrol dan Shell.
“Kita jangan hanya jago kandang, makanya kita akan coba jajaki pembukaan SPBU di sini,” sergahnya.
Ia menjelaskan pembangunan SPBU di Australia tidak sulit, dengan perkiraan investasi per satu buah SPBU untuk bangunan saja hanya Rp 5 miliar, dan lokasi tanah hanya menyewa. Ia mencontohkan salah satu ritel mini market 7-Eleven juga melakukan bisnis SPBU di negeri kangguru tersebut.
Sementara itu, Exclusive Distributor of Pertamina lubricants Managing Director Sukendro Darmanto mengatakan pembukaan SPBU Pertamina di Australia sangat potensial dan baik dalam pengembangan brand image.
“Ini langkah positif disamping bisa membangun image, Pertamina juga bisa berkompetisi di luar. Feasibility study sedang dalam tahap penjajakan,” tambah Sukendro.
(hen/epi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 12:35 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 12:30 WIB
Cara Mudah Dapat Visa Permanen Australia, Siapkan Rp 44 Miliar
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Ini Penyebab Jebolnya BBM Subsidi di Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Agus Marto: 40% Anggaran Perjalanan Dinas Dikorupsi PNS
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
