detikfinance

Bakrie Life Mohon Pengertian Nasabah

Herdaru Purnomo - detikfinance
Senin, 26/10/2009 14:12 WIB
//images.detik.com/content/2009/10/26/5/BakrieLife1oke.jpg
Jakarta -Manajemen PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) mengaku sama tidak sama sekali melakukan paksaan kepada nasabah tentang skema pengembalian dana nasabah Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar. Bakrie Life hanya mohon pengertian nasabah.

"Tidak ada paksaan sama sekali kepada nasabah tentang skema, kami hanya mohon pengertian tentang keterbatasan kami," ujar Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Soetanto kepada detikFinance di Jakarta, Senin (26/10/2009).

Ia mengatakan, skema yang ditawarkan manajemen tidak terlalu buruk atau relatif. Dana nasabah tetap dikembalikan meski tingkat suku bunganya diturunkan menjadi 9,5%.

"Dana nasabah pasti aman, bunga dibayar tiap bulan walau rate diturunkan ke 9,5% netto per tahun dan angsuran pokok bertahap dan akan selesai awal 2012," tuturnya.

Lebih lanjut Timoer mengatakan, kesepakatan tertulis atas skema 25 persen di bayar pada tahun 2010 kemudian 25 persen tahun 2011 dan 50 persen pada Januari 2012 sudah disetujui sekitar 70 persen lebih nasabah. Dan hingga saat ini proses penandatanganan kesepakatan tertulis masih berlangsung.

"Nasabah yang sudah ditemui sekitar 96 %, besok saya rencana kunjungan ke Solo dan Semarang yang beberapa nasabahnya belum sempat saya temui," pungkasnya.

Sebelumnya, Koordinator Tim Penyelamatan Pengembalian Dana Nasabah Bakrie Life mengatakan bahwa dalam pertemuan dengan nasabah, nasabah dipaksa untuk menandatangani perjanjian tersebut.

"Kita dipaksa dengan ancaman jika memang tidak sepakat, maka bisa jadi tidak dibayarkan oleh manajemen," ungkapnya.

Sehingga, lanjutnya, secara terpaksa banyak nasabah sudah menandatangani kesepakatan tersebut.


(dru/qom)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut