Eurochocolate 2009
Baru Tahu Ya RI Produsen Kakao Terbesar ke-3 di Dunia?
Selasa, 27/10/2009 01:14 WIB
Suasana Paviliun Indonesia (Pool)
Perugia - Pameran internasional Eurochocolate 2009 di Perugia telah berakhir kemarin, 16–25/10/2009. Publik dan pasar Italia ternyata baru tahu bahwa Indonesia adalah produsen kakao terbesar ketiga di dunia.
"Salah satu kesan dari pengunjung ternyata bahwa sebagian besar mereka tidak mengetahui Indonesia salah satu penghasil kakao terbesar di dunia. Selama ini mereka hanya tahu bahan baku coklat ini berasal dari Amerika Latin atau Afrika," terang Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin kepada detikfinance malam ini atau Selasa (27/10/2009) waktu Jakarta.
Menurut Erizal, setelah dijelaskan bahwa Indonesia bahkan menjadi penghasil kakao terbesar ketiga di dunia, banyak yang surprised tentang hal ini. "Sehingga meningkatkan keingintahuan mereka dengan menanyakan banyak hal termasuk meminta brosur yang disediakan di paviliun," ujar Erizal.
Indonesia menjadi tamu khusus pada Eurochocolate 2009 kali ini dan mendapat perhatian banyak pengunjung. Paviliun Indonesia menampilkan berbagai produk terkait kakao dan cokelat, termasuk keindahan seni, budaya, dan makanannya.
Sebagai negara tamu utama dalam pameran Eurochocolate 2009 ini, Indonesia diuntungkan dengan publikasi luas mengingat coverage berita dari Eurochocolate mencakup seluruh Eropa, khususnya di Italia dengan jumlah pengunjung selama pameran mencapai 1 juta orang.
"Naiknya popularitas ini selanjutnya diharapkan akan mendorong keinginan pengguna bahan baku cokelat Italia dan Eropa untuk mengimpor kakao Indonesia," tandas Erizal.
Paviliun Indonesia memikat pengunjung dengan tampilan biji kakao segar yang kulitnya dibuka, sehingga pengunjung dapat melihat dan meraba isi kakao secara langsung. Selain itu juga bibit tanaman kakao di dalam botol yang diperbanyak secara kultur jaringan merupakan daya tarik tersendiri.
Produk jadi juga dijual langsung dengan kreasi khas Indonesia, antara lain cokelat figur wayang yang merupakan produk dari Dyarra Chocolate ’n Cookies Jogjakarta. Ada juga produk cokelat dari Monggo, Dulibon, Ceres dan PT. Bumi Tangerang.
Perusahaan negara-negara lain ada yang menampilkan produk cokelat dengan kreasi bentuk batere, laptop, penggaris, dan boneka.
(es/es)
"Salah satu kesan dari pengunjung ternyata bahwa sebagian besar mereka tidak mengetahui Indonesia salah satu penghasil kakao terbesar di dunia. Selama ini mereka hanya tahu bahan baku coklat ini berasal dari Amerika Latin atau Afrika," terang Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin kepada detikfinance malam ini atau Selasa (27/10/2009) waktu Jakarta.
Menurut Erizal, setelah dijelaskan bahwa Indonesia bahkan menjadi penghasil kakao terbesar ketiga di dunia, banyak yang surprised tentang hal ini. "Sehingga meningkatkan keingintahuan mereka dengan menanyakan banyak hal termasuk meminta brosur yang disediakan di paviliun," ujar Erizal.
Indonesia menjadi tamu khusus pada Eurochocolate 2009 kali ini dan mendapat perhatian banyak pengunjung. Paviliun Indonesia menampilkan berbagai produk terkait kakao dan cokelat, termasuk keindahan seni, budaya, dan makanannya.
Sebagai negara tamu utama dalam pameran Eurochocolate 2009 ini, Indonesia diuntungkan dengan publikasi luas mengingat coverage berita dari Eurochocolate mencakup seluruh Eropa, khususnya di Italia dengan jumlah pengunjung selama pameran mencapai 1 juta orang.
"Naiknya popularitas ini selanjutnya diharapkan akan mendorong keinginan pengguna bahan baku cokelat Italia dan Eropa untuk mengimpor kakao Indonesia," tandas Erizal.
Paviliun Indonesia memikat pengunjung dengan tampilan biji kakao segar yang kulitnya dibuka, sehingga pengunjung dapat melihat dan meraba isi kakao secara langsung. Selain itu juga bibit tanaman kakao di dalam botol yang diperbanyak secara kultur jaringan merupakan daya tarik tersendiri.
Produk jadi juga dijual langsung dengan kreasi khas Indonesia, antara lain cokelat figur wayang yang merupakan produk dari Dyarra Chocolate ’n Cookies Jogjakarta. Ada juga produk cokelat dari Monggo, Dulibon, Ceres dan PT. Bumi Tangerang.
Perusahaan negara-negara lain ada yang menampilkan produk cokelat dengan kreasi bentuk batere, laptop, penggaris, dan boneka.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Tanri Abeng: Belajar Networking Setelah itu Baru Jadi Entrepreneur
-
Kamis, 24/05/2012 17:47 WIB
SBY Minta Hemat Listrik, PNS Jangan Main 'Game' Saat Lembur
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:42 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
Kamis, 24/05/2012 17:16 WIB
Rebut Dari Harry Tanoe, SCTV 'Pegang' Liga Champion hingga 2015
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
